Ghana Pallbeares ; Penari Pembawa Peti Jenazah yang Viral (Sekali Angkat Jenazah Dibayar 6 Jutaan)

Senin, 20 April 2020, 21:35 WIB
Misteri

LampuHijau.co.id - Ghana Pallbearers lagi viral. Dialah  para pembawa jenazah kocak yang terlihat dalam meme atau Tiktok. Ternyata pembawa jenazah ini sudah ada sejak lama. Namun belakangan nama Ghana Pallbearers atau penari pembawa jenazah dari salah satu negara Afrika Barat ini jadi makin dikenal. Sebab videonya terlihat kocak, karena berjoged sambil membawa peti jenazah. Beranggotakan sekitar enam personil, para Ghana Pallbearers ini tampil rapi dan berkacamata hitam. Meski membawa peti jenazah namun selalu dalam nuansa ceria. Terkesan tidak serius dan lebih cocok dijadikan ledekan untuk menutup sebuah meme atau video Tiktok.


Di Negara asalnya, kehadiran para penari ini memiliki makna yang sakral untuk merayakan kematian orang. Masyarakat di sana melihat kehadiran para Ghana Pallbearers sebagai pemberi perpisahan ideal. Menurut sang pemimpin Ghana Pallbearers yang bernama Benjamin Aidoo, ia dan timnya memang kerap menawarkan jasa yang berbeda. "Saya memutuskan untuk menambahkan koreografi. Jadi ketika client datang ke kami, kami balik bertanya apa mereka mau acara dilangsungkan dengan hening dan display saja atau dengan koreografi?" ujar Aidoo.

Baca juga : Polsek Kalideres Tangkap Bandar Pemilik 19 Ribu Butir Ekstasi yang Dikendalikan dari Lapas


Aidoo dan timnya pertama kali menawarkan jasa tersebut pada tahun 2010 silam. Meminta bayaran senilai USD 387 atau sekitar Rp 6 jutaan sekali bekerja. Dalam perkembangannya video rekaman aksi mereka yang viral berasal dari pemakaman ibu dari seorang bernama Elizabeth Annan. Dijelaskan oleh Annan, bahwa ia sengaja menyewa jasa dari para Ghana Pallbearers. Alasannya, ia ingin memberi penghormatan terakhir pada ibunya dalam bentuk tarian.

Dalam perjalanannya, popularitas Ghana Pallbearers makin naik. Sudah ada lebih dari 100 lapangan pekerjaan yang Aidoo dan timnya ciptakan. Seperti pada awal tahun 2015 lalu, seorang blogger asal Amerika penulis Follow My Braids pernah menyaksikan aksi para Ghana Pallbearers di pemakaman ibu mertuanya.

Baca juga : Pengakuan Banci Pembunuh Teman Kencan: Pernah Layani Orang Nigeria Sampe Ledes Tapi Cuma Dibayar Cepek


"Proses pemakaman yang indah ini dilangsungkan selama tiga hari dan layak untuk ibu yang telah tinggal di bumi selama 96 tahun. Melihat aksi para penari peti jenazah benar-benar berkesan," ujar sang blogger. Yang banyak mendapatkan apresiasi adalah stamina para penari peti jenazah. Terlebih lagi, mereka selalu sesuai irama dan tak pernah missed satu gerakan pun.(LHTJ)


 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal