LampuHijau.co.id - Dia Brigadir TM Saputra. Pernah viral saat pemilu 2019 lalu. Saat itu dia menggendong anaknya ketika menjaga kotak suara di Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara. Dia memang harus menjaga anaknya karena sang istri sudah meninggal dunia.
"Istri saya meninggal dunia dua setengah tahun lalu. Meninggal pendarahan setelah 28 hari pasca-melahirkan putri kami. Sekarang, mereka saya asuh. Untuk anak lelaki, saya yang urus, sementara yang perempuan bersama dengan mertua," kata pria yang akrab disapa Putra itu.
Baca juga : Polda Metro Jaya Tembak Satu dari Dua Pemilik 210 Kg Ganja
Kabar terbaru, dan viral lagi, Putra sudah menikah lagi. Namun tak jauh-jauh. Istrinya sekarang adalah adik kandung dari istrinya yang telah meninggal. Adik ipar itu bernama Maya Karmila (29). Pernikahan mereka digelar di rumah mempelai wanita di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, pada Rabu (20/2/2020).
Yang mencengangkan Putra memberikan mahar yang fantastis. Yakni 100 mayam emas serta uang tunai Rp100 juta. Di Aceh, mahar memang menggunakan hitungan mayam. Satu mayam ukuran 3,3 gram emas harganya kisaran 2,2 sampai 2,3 juta rupiah. Jika ditotal, mahar dari Putra mencapai Rp300 juta lebih.
Menurut Putra, mahar saat akad nikah itu bukan permintaan sang istri. Nilai sebesar itu juga bukan permintaan keluarga istrinya. "Jumlah yang demikian bagi saya bukan sekadar mahar, namun sebagai ungkapan terima kasih karena selama 3 tahun 4 bulan ini dialah orang yang menjaga dan merawat Teuku dan Pocut (anak Putra-red)," sebut Putra.
Dia ingin memuliakan sang istri. Lantaran, selama ini Maya yang menjaga anaknya sejak istri pertamanya meninggal dunia. "Selama ini, Maya menjaga anak saya dengan baik dan saya membalasnya. Dia memuliakan anak-anak saya dan saya memuliakan dia pula," kata Putra. Dari pernikahan dengan kakak kandung Maya, Putra dikaruniai dua anak. Anak pertama seorang laki-laki berusia 7 tahun dan anak kedua seorang perempuan berusia 2,5 tahun.(LHTJ)