Fenomena Cantik ‘Topi Awan’ Gunung Rinjani

Rabu, 17 Juli 2019, 22:29 WIB
Misteri

LampuHijau.co.id - Fenomena 'topi awan' putih tebal yang melingkari puncak Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, membuat decak kagum netizen. Akun Twitter @suryadelalu adalah salah satu yang mengunggah foto Rinjani dengan tudung awan putih itu.Ia mengambil fotonya dari arah perkebunan di Sembalun, salah satu tujuan wisata populer di Nusa Tenggara Barat. Bersama foto itu, suryadelalu menambahkan tulisan “Rinjani bersurban putih.” unggahan ini telah dicuitkan kembali sebanyak 1300+ lebih dan disukai 2100+ kali.
Tak hanya netizen, fenomena ini juuga menarik perhatian warga dan jadi ajang swafoto wisatawan. Kondisi 'topi awan" yang terjadi hari ini terbilang sempurna hingga dan dirasakan langka bagi warga setempat. 

Baca juga : Kecintaan Masyarakat Adat Ternate jadi Kado Ulangtahun ke-51


"Awan putih yang melingkari puncak Gunung Rinjani kali ini memang benar-benar sempurna," kata warga Sembalun Lawang, Lombok Timur, Rosidin, Rabu (17/7).
Rosidin awalnya mengabadikan fenomena 'topi awan' dari rumahnya, kemudian ke 'rest area' Sembalun Lawang. Di lokasi itu sudah banyak yang berswafoto. "Rest area Sembalun Lawang lokasi yang paling pas untuk mengambil foto Gunung Rinjani secara full," katanya.
Hal senada dikatakan Nur Saat, warga Desa Senaru, Lombok Utara. Biasanya 'topi awan" itu, menurut Nur, sering terbentuk. Namun bentuknya tidak sempurna dan tidak berlangsung lama. "Saya semula dikirim foto saja, tapi setelah dilihat memang benar-benar sempurna bentuknya," ujar Nur.
Fenomena puncak gunung yang dinaungi dengan lapisan awan putih adalah sesuatu yang cukup jarang terjadi, karena itu selalu menarik perhatian, namun selubung putih pada Rinjani termasuk yang paling sempurna penampakannya.Tudung awan ini disebut awan lenticular atau awan berbentuk lensa yang berasal dari bahasa Latin ‘lenticularis’. Awan ini cenderung diam menyelubungi puncak gunung karena posisinya bersilangan dengan arah hembusan angin.

Baca juga : Saat Pejabat Adat Minta Air Doa


Tudung awan seperti yang muncul di Rinjani terbentuk saat butiran uap air yang naik ke atas mengikuti angin mendingin saat tiba di puncak, membentuk lapisan awan tipis yang lalu dibentuk menjadi seperti lensa atau tudung karena hembusan angin horizontal di puncak gunung. Proses ini terjadi berulang-ulang sehingga menghasilkan ratusan lapisan yang dari kejauhan membentuk satu awan cekung yang tebal. Awan lenticular tidak hanya terbentuk di puncak gunung, awan ini juga kerap terbentuk di perkotaan, dataran rendah, dan perbukitan. Tapi penampakannya Gunung Rinjani memang merupakan pemandangan yang paling spektakuler.(LHTJ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal