LampuHijau.co.id - Eggi lahir pada 3 Desember 1959. Ia seorang aktivis di banyak pergerakan, mulai dari gerakan sosial, hingga politik.Ia juga dikenal sebagai pengacara ternama. Tapi hari-hari ini, namanya menjadi berita karena berurusan dengan hukum. Eggi ditahan dengan dugaan makar.
Panggung politik tentu bukan barang baru bagi Eggi. Ia juga pernah dua kali mencalonkan diri sebagai gubernur, meski gagal: Gubernur Jabar dan Jatim. Pada Pilpres tahun ini, Eggi menjadi bagian dari tim pemenangan Prabowo-Sandi.
Baca juga : Wetonnya Kamis Pon, Nasibnya Dekat dengan Orang Besar
Lulus Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Eggi berkarir sebagai pengacara selain masih tetap menjadi aktivis. Pencapaian paling disorot adalah ketika mendampingi Jenderal Pol Budi Gunawan memenangkan pra peradilan.
Sebagai pengacara, Eggi Sudjana memang banyak bergerak di wilayah yang penuh sorot kamera. Selain menjadi pengacara Budi Gunawan, ia juga sempat menjadi kuasa hukum Habieb Rizieq. Tapi bagaimana sejatinya latar belakang batinnya berdasarkan hitung-hitungan weton dan pawukon?
Baca juga : Mengenal Tujuh Wali Betawi
Memiliki tanggal lahir 3 Desember 1959, weton Eggi Sudjana adalah Kamis Pahing. Tanggal lahirnya dalam penanggalan Jawi, 2 Jumadil Akhir 1891. Weton Kamis Pahing termasuk weton yang istimewa, karena umur harinya tertinggi. Kamis usianya 8, Pahing juga 9.
Wataknya berdasarkan weton Kami tercermin dari sepak-terjangnya yang berada di area panas, politik. Kamis memiliki sifat sangar. Sedangkan Pahing membekalinya dengan karakter mandiri, kuat prihatin, suka menolong, tapi banyak musuhnya. Jika tersinggung menakutkan marahnya.
Baca juga : Mengenali Pamor untuk Mengejar Karir
Berada di bawah naungan Padewan Dewi Sri, sifatnya welas asih sehingga hidupnya mendapatkan banyak simpati. Tapi karena berada dalam Pancasuda Lebu Katiyub Angin, cita-citanya sering tidak kesampaian. Eggi lahir pada Wuku Tambir dengan Dewa Bumi Bethara Siwah. Ia dilambangkan burungnya burung Prenjak sehingga memiliki cita-cita tinggi. (C-1)