Ruben Onsu dan Jordi Ajak Para Pengusaha Untuk Daftakan Merek Dagangannya

Senin, 1 Maret 2021, 17:48 WIB
Life Style

LampuHijau.co.id - Belajar dari pengalaman terdahulu, presenter Ruben Onsu menyebutkan bahwa merek adalah hal penting dalam berbisnis.Merek sudah seharusnya didaftarkan bagi para pemilik bisnis.

Hal senada juga disampaikan Jordi Onsu, adik sekaligus partner bisnis Ruben Onsu dalam menjalankan usaha keluarga.

"Pendaftaran merek adalah menjadi hal paling penting dalam memulai usaha," kata Ruben Onsu, Senin (1/3/2021)

Supaya kejadian sebelumnya tidak terulang, Jordi Onsu menyarankan agar para pelaku usaha mendaftarkan merek dagangnya.

Baca juga : Mengaku Mantu Kapolri, Pasutri Tipu Pengusaha Rp39,5 M

"Pelaku usah mesti dan wajib daftar merek dan ini menjadi dasar suatu usaha," ujar Jordi Onsu

Ruben Onsu dan Jordi Onsu menanggapi ajakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang mengingatkan agar tidak lalai mendaftarkan merek.

Sandiaga Uno meminta supaya para pelaku ekonomi kreatif tidak lalai mendaftarkan merek dagang mereka.

Sandiaga Uno melihat, saat ini banyak pelaku usaha yang fokus pada produk tapi justru lupa mendaftarkan merek dagangnya

Baca juga : Pelaku Usaha di Banjarmasin Sambut Baik Pengesahan UU Cipta Kerja

"Pengusaha asik bikin produk, terus jualannya laku, tapi nggak jaga aset," tulis Sandiaga Uno di akun Instagram, Sabtu (27/2/2021)

Pesan Sandiaga Uno itu disampaikan setelah Ruben Onsu dan Jordi Onsu menggelar acara edukatif 'Pentingnya Mendaftarkan Merk Sebagai Dasar Suatu Usaha'.

Kasus merek Ayam Geprek Bensu disebut Sandiaga Uno sebagai contoh nyata. Ruben Onsu dan Jordi Onsu bahkan harus menerima setelah kehilangan merek dagangnya lantaran terlambat mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

"Hati-hati Jordi (Bensu) dan UMKM lain. Merek adalah alat bukti bagi pemilik usaha. Pelaku usaha berhak atas merek yang didaftarkan," kata Sandiaga Uno.

Baca juga : Ladang Ganja di Karang Tengah Digrebek Kapolres Metro Tangerang

Sandiaga Uno mencatat, saat ini ada 8,2 juta pelaku usaha di sektor ekonomi kreatif. Namun dari jumlah tersebut, hanya 11,05 persen yang telah mendaftarkan merek dagangnya ke HAKI.

"Kita ingin memiliki direktorat yang menciptakan IP, intellectual property, dan ingin mendorong pentingnya HAKI di sektor ekonomi kreatif," katanya.(adt)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal