LampuHijau.co.id - Kepolisian mengaku telah menerima laporan atas kasus pemukulan yang menimpa seorang perempuan berinisial V (16). Pelajar SMA ini diketahui dianiaya oleh F, seorang sopir taksi Blue Bird di bilangan Pondok Gede, Kota Bekasi.
Kapolsek Pondok Gede Kompol Suwari ketika dikonfirmasi mengaku akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. “Iya, yang bersangkutan baru bikin laporan kemarin malam. Korban juga masih belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam tahap penyembuhan, kasus masih dalam penyelidikan,” katanya lewat percakapan Whatsapp, kepada Lampu Hijau, Kamis, (9/5/2019).
Baca juga : Soal Klaim Nasabah, Dirut Allianz Segera Diperiksa Penyidik
Untuk diketahui, kasus ini bermula saat korban dijemput oleh sopir taksi berinisial F di sekolahnya, Rabu (8/5/2019). Selama perjalanan, V merasa bahwa F mengemudikan kendaraan dengan ugal-ugalan dan sangat membahayakan dirinya. Sesampainya di rumah, V mengadu ke orangtuanya kalau si sopir membawa mobil dengan tidak sewajarnya.
Ketika orang tua V hendak membayarkan ongkos perjalanan dan menyampaikan kritik kepada pengemudi, F diduga tidak terima dengan komplainan tersebut dan langsung menantang duel ayah dari V. Seketika ayah V meraih ponsel dan melaporkan kepada kantor pusat perusahaan taksi tersebut.
Baca juga : Polres Jakbar Ciduk 3 Bandar Shabu Jaringan Internasional
"Tba-tiba dia lepas seatbelt, keluar mobil dan melepas kemeja kerjanya hingga cuma terlihat pakai singlet,” dalam keterangan yang disematkan ibu korban di akun instagram milik anaknya.
"Saat papa menghampiri, si sopir dengan sengaja mem-body, merangsek maju sambil membentur-benturkan badannya ke badan papa seolah memancing keributan fisik,” tulis akun tersebut.
Baca juga : Jadi Kaki Tangan Bandar Shabu, Cowok-Cewek Kalideres Dibekuk
Tidak sampai situ, menurut ibu korban, ketika V hendak melerai pertarungan dan mencoba menghubungi customer service perusahaan taksi tersebut, tiba-tiba F menghardik dengan kata-kata kasar disertai dengan pukulan kepada V sebanyak tiga kali berturut-turut. “Akhirnya sopir memukul duluan papa Vanya tapi meleset ke samping kepala, saat itu Vanya sedang memegang hp dan sedang bicara dengan petugas call center, si sopir balik marah ke Vanya dan berteritak ‘apa kamu anak kecil, cewek juga, bisa apa kamu’ sambil menampar anak saya di bagian pelipis dan pipi sampai memar,” pungkasnya.
Atas kejadian tersebut kedua orang tua korban langsung melapor ke Polsek Pondok Gede, didampingi oleh kuasa hukumnya serta melakukan visum di RS Asrama Haji, Jakarta Timur. (DVD)