H-1 Lebaran, Kapolda Metro Jaya Apresiasi Polrestro Jakpus Ungkap 310 Kg Sabu Senilai Rp400 M dari Jaringan Internasional

Rabu, 12 Mei 2021, 09:39 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengapreasiasi pengungkapan terbesar kasus narkotika yang dilakukan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengky Haryadi dan Satuan Narkotika Polres Metro Jakarta Pusat, di Hotel N1, Jalan KS Tubun, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (12/06/2021) malam.

Tak tanggung-tanggung, pengungkapan yang dipimpin Kasat Reserse Narkoba Polrestro Jakarta Pusat Kompol Indrawienny Panjiyoga berhasil membongkar penyelundupan sabu lintas negara jaringan Timur Tengah. Dari penangkapan tersebut, dua orang tersangka berinisial NR dan AK disinyalir sebagai bandar narkotika jaringan Internasional. Keduanya ditangkap di Desa Rawa Kalong, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, beberapa hari kemarin.

Berita Terkait : Dampak PPKM Darurat, Kapolda Metro Jaya Beri Bantuan Sembako Kepada Warga Depok

Dari penangkapan kedua tersangka, polisi menyita barang bukti narkotika sebanyak 310 kilogram jenis sabu-sabu. Pengungkapan ini tentunya menjadi tangkapan terbessr di tingkat Polres.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran pun turut mengapresiasi kinerja jajaran Polrestro Jakarta Pusat tersebut. "Ini tangkapan Polres yang terbesar sampai saat ini. Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Kapolres Metro Jakarta Pusat dan Kasat Narkoba Polres Jakpus serta kordinasi dengan Dirnarkoba Polda Metro Jaya. Ini hadiah untuk kita semua, masuk ke 1 syawal. Kita melindungi dan menjaga warga kita dari narkoba," tegasnya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Berita Terkait : Tekan Penyebaran Covid-19, Polda Metro Jaya Razia Tempat Hiburan

Pengungkapan jaringan narkotika Internasional ini, sambung Kapolda, dikendalikan oleh kelompok Nigeria. Sementara produsen berasal dari Timur Tengah. "Informasi dari hasil kerja sama. Berdasarkan hasil penyelidikan, penyelundupan ini melalui jalur laut. Pemantauan selama 3 bulan dilakukan Polres Metro Jakarta Pusat," ungkapnya.

"Setiap kerja keras pasti ada reward dari pimpinan, dari saya ada apresiasi. Saya pikir Bapak Kapolri akan mengapresiasi dan memberikan reward tim ini. Narkoba ini senilai Rp400 miliar, kalau digunakan oleh masyarakat yang ketergantungan 1,2 juta orang pengguna aktif," imbuhnya.

Berita Terkait : Kapolda Metro Bakal Copot Kapolres dan Kapolsek yang Tak Serius Menekan Angka Penyebaran Covid-19

Kapolda menegaskan, pihaknya tidak mentolerir kejahatan narkotika di Indonesia, khususnya di Jakarta. "Perintah saya jelas, para kapolres untuk mengungkap dan memberantas habis bandar narkoba yang memasok di Jakarta. Bandar beserta jaringan harus dibasmi secara tuntas," pungkas Kapolda. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal