Berkali-kali Diserang OTK Ampe Ada 4 Warga Luka Bacok

Lapor ke Polsek & Kelurahan Dicueki, Warga Jalan Kartini Geruduk Pos RW

Selasa, 26 Maret 2019, 22:35 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Sejumlah warga di Jalan Kartini VIII, Sawah Besar, Jakarta Pusat mengeruduk pos RW 08 menuntut kejelasan proses hukum terhadap penyerangan sekelompok orang tak dikenal (OTK) terhadap beberapa warga, Selasa (26/3). Akibat dari aksi penyerangan itu, menyebabkan empat orang warga terluka akibat sabetan senjata tajam jenis celurit, bahkan dua diantaranya luka berat dan perlu perawatan medis.

Sejak peristiwa penyerangan yang terjadi pada Kamis (7/3) dini hari itu, hingga saat ini tidak ada tindak lanjut proses hukum yang dilakukan oleh aparat kepolisian Sawah Besar, padahal para korban mengalami luka hingga kehilangan pekerjaan akibat perlu perawatan medis. 

Baca juga : Ekstasi Palsu Campuran Bodrek, Paracetamol & Blau Beredar di Diskotek Kawasan Tamansari, Jakarta Barat

Ketua RW 08 Jalan Kartini VIII, Ahmad Maulana mengatakan jika peristiwa penyerangan orang tak dikenal di wilayah ini sudah terjadi dua kali. Namun kejadian pertama pada Tahun Baru tidak ada korban jiwa, meski pihaknya sudah melaporkan ke pihak kepolisian.

"Saya risaukan kejadian ini sudah dua kali tapi kejadian pertama tidak ditindak karena dari pihak kepolisian menyebut tidak dapat diproses karena tidak ada korban jiwa. Sedangkan kejadian kedua ini ada korban jiwa, tapi tidak ada tindak lanjut proses yang berjalan," kata Ahmad, Selasa (26/3).

Baca juga : Nasib Si Nasib, Mau Nyuri Ayam Eh Malah Kecemplung Septic Tank

Pihaknya juga menyayangkan kinerja pihak Kelurahan Kartini yang tidak menjembatani jalannya proses hukum yang berjalan, bahkan warga beberapa kali meminta bantuan namun tidak ada respon positif yang diberikan.
Untuk itu dirinya berharap, pihak pemerintahan maupun pihak kepolisian bisa segera menindak lanjuti kejadian ini, karena banyak warga yang resah, jika para pelaku tidak ditangkap. "Ya sampai saat ini tidak ada tindakan, bahkan para korban ini rugi hingga 50 juta, karena salah satu korban itu harus menjalani operasi karena nyaris putus," ujarnya.

Terpisah, Haryadi (24) korban menyampaikan jika kejadian tersebut berlangsung sangat cepat, ketika dirinya tengah nongkrong bersama rekannya di salah satu warung makan. Saat itu tiba-tiba datang belasan orang yang tujuh orang diantaranya dilengkapi senjata tajam. "Pokoknya tiba-tiba mereka itu langsung bacok aja, tanpa menegur atau apa, pokoknya langsung menyerang, saya kena bacok di paha bawah, usai membacok mereka langsung kabur lari begitu aja," kata Riki.

Baca juga : Sindikat Pemalsu Materai Ditangkep Polda Metro (Negara Rugi 30 Miliar Coy)

Dikatakan Haryadi, para pelaku ini mengenakan helm dan masker ketika melakukan penyerangan sehingga dirinya tidak dapat melihat secara jelas wajah-wajah pelaku, namun ia memperkirakan usai pelaku berusia antara 20 tahun keatas. Dia juga menyebut jika penyerangan di wilayahnya ini sudah beberapa kali. “Malah ada ibu-ibu dilempari petasan, udah lapor ke polisi tapi kan karena tidak ada korban tidak ada tindak lanjut, yang terakhir ya kejadian ini, meski ada korban tapi ya begini nggak jelas," ucapnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal