LampuHijau.co.id - Langkah tegas dilakukan Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas 1A Salemba, Yohanis Varianto kepada dua narapidana kasus narkoba yang kerap meresahkan dan berbuat onar di dalam Rutan Salemba.
Untuk menghindari gesekan semakin meluas, kedua warga binaan itu terpaksa dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.
"Ada dua warga binaan inisial MD dan KS yang kita kirim ke Nusa Kambangan hari Sabtu (20/03/21) kemarin. Itu dua warga binaan kerap kali buat onar, ngelawan petugas sipir dan sudah banyak laporan. Keduanya itu baru 1 tahun lebih menjalani masa tahanan," tegas Yohanis saat dihubungi wartawan, Selasa (23/03/21).
Baca juga : Terindikasi Narkoba, Satgas Anti Narkoba Desak DKI Cabut Izin Top One
Selain memindahkan dua warga binaan, pihak Rutan kembali menggelar sidak di dalam kamar dan blok di dalam Rutan Salemba. Razia tersebut bertujuan untuk mencegah atau meminimalisir peredaran narkoba.
"Razia terkait pencegahan narkoba. Dari hasil penggeledahan, kami sita 15 handphone dari Blok J dan K milik warga binaan. Seluruh HP tersebut langsung disita petugas. Kemudian dilakukan pemeriksaan serta penyelidikan di internal Rutan untuk mencegah peredaran narkotik," katanya.
Yohanis menambahkan, dari pengakuan warga binaan Rutan Salemba, seluruh HP itu didapat dari barang bawaan yang dikirim. Terlebih, seluruh HP itu sudah berada lama di dalam Blok Rutan Salemba.
Baca juga : Lagi Cari Tempat Buat Nempelin Paket, Kurir 944 Butir Ekstasi Diciduk Depan PN Jakpus
"Kebanyakan telepon itu sudah lama di dalam. Bahkan ada yang dari warga binaan sudah bebas ditinggalkan di dalam rutan. Jadinya turun temurun telepon selulernya," tegasnya.
Selain menyita belasan unit handphone, petugas juga menemukan headset, kabel charge handphone dan senjata tajam jenis pisau dapur hingga silet.
"Dari blok ditemukannya sejumlah handphone, para warga binaan mengelak bahwa benda itu miliknya. Kami akan memperketat pengawasan agar kejadian tidak terulang, bahkan pintu masuk akan diperketat dengan sinar X Ray dan Body Scanner. Kita upayakan pencegahan hp dan narkoba tidak bisa masuk," terangnya.
Baca juga : Viral Video Penggandaan Uang, Ustaz Gondrong di Bekasi Ternyata Tukang Pijat
Dalam upaya pencegahan narkoba di lingkungan Rutan maupun Lapas Salemba, Yohanis juga menjalin kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta. "Ya, kita juga kersajama dengan BNN dalam upaya pencegahan narkoba," tutupnya. (RKY)