KZL Sering Dimaki dan Kerjaannya Dinilai Jelek, Kuli Bangunan Kapak WN Jerman & Istri Ampe Tewas

Minggu, 14 Maret 2021, 16:31 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Siapa pembunuh Ken (84) warga negara Jerman dan istrinya NS (53) terungkap. Tersangka Wahyu Apriliansyah (23). Kuli harian lepas yang pernah bekerja di rumah korban di perumahan Giri Loka 2 BSD, Tangsel.

Belakangan diketahui pasutri tersebut tewas usai dikampak tersangka. "Bahwa tersangka merupakan buruh harian lepas di rumah korban. Jadi sedang mengerjakan renovasi rumah korban, mengecat tembok dan renovasi di bagian depan atap rumah korban," jelas Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra di Mapolres Tangsel, Minggu 14 Maret 2021.

Diterangkan Angga, pelaku asal Legok, Kabupaten Tangerang itu, mengaku sakit hati atas perkataan dan perbuatan korban selama dirinya bekerja merenovasi rumah dua lantai itu.

Selain itu, pelaku juga diberhentikan korban merenovasi rumah tersebut, dengan alasan pekerjaan yang dilakukan pelaku jelek.

Baca juga : Sarana Jaya Tegaskan Tak Ada Kerja Sama Lagi dengan KSO Sarana Utilitas

"Atas dasar keterangan tersangka bekerja mulai 22 Februari dan diberhentikan oleh korban selalu pemilik rumah, 8 Maret atas dasar pekerjaan kurang bagus dan sebagainya," ucap Kasat Reskrim.

Pelaku kata Angga, juga merasa sakit hati atas perkataan kasar korban NS dan perbuatan kasar korban KEN, terhadap dirinya.

"Sepanjang tersangka bekerja sering diperlakukan tidak baik dan dikatai perkataan tidak baik dan tidak senonoh sehingga tersangka sakit hati. Korban juga menunjuk -nunjuk pelaku dengan menggunakan kaki dan ditampar sebanyak 2 kali oleh korban KEN," jelasnya.

Baru kemudian, Jumat 12 Maret pelaku melancarkan aksi kejahatannya itu, dengan mendatangi rumah korban seorang diri, menggunakan sepeda motor matic dari kawasan Legok.

Baca juga : KZL Merasa Ditipu Pas Beli Kabel, Pelanggan Tebas Tangan Calo Pasar Kenari Ampe Putus

"Kejadian jumat 12 Maret, tersangka berangkat dari kediamannya di Legok menggunakan kendaraan sepeda motor langsung menuju rumah korban, karena tersangka sudah pernah bekerja di sana sehingga mengetahui keadaan rumah tersebut," ucap Angga.

Dalam melancarkan aksi kejahatan itu, pelaku yang tiba di lokasi rumah korban pada saat kejadian, masuk ke dalam rumah melalui lantai 2 rumah korban dengan memanjat pagar tembok rumah.

"Pelaku mengetahui kalau lantai dua rumah korban tak pernah dikunci. Dia memanjat pagar dan menaiki steger ke lantai 2. Dia masuk dari pintu di lantai 2," ucap Angga.

Selanjutnya, pelaku turun melalui tangga dalam rumah dan tersangka melihat ada sebuah kapak yang kemudiam diambil pelaku dan diselipkan di pinggang kanan.

Baca juga : KZL Sering Dipalak, Tukang Obat Kuat Tikam Bang Jago Ampe Tewas

Kemudian tersangka, langsung menuju pintu utama mengetuk pintu utama rumah, dan mengetuk pintu utama tersebut dari dalam, untuk memancing perhatian agar korban keluar kamar.

"Yang keluar pertama korban 1 inisial NS (53) WNI keluar dari kamar, sebelum tiba di pintu utama ruang utama diayunkan kapak itu sehingga mengenai dagu sampai leher. Kemudian korban 2 inisial KEN WN Jerman terbangun, lalu dilayangkan sabetan kapak di leher korban dan meninggal di TKP, korban 1 atas nama NS meninggal di rumah sakit," ucap Angga.

Usai melakukan aksi tersebut, kemudian pembantu di rumah itu keluar dan kabur mencari bantuan. Disaat itu, pelaku pulang ke Legok berganti pakaian dan pergi ke stasiun Kota Tua dari Legok, dengan mengendarai ojek online untuk melanjutkan perjalanan ke Tambun naik KRL.

"Pelaku usai beraksi kembali ke Legok dan kabur ke Tambun, di sana dia juga akan melakukan pekerjaan pompa air," ucap Kasat Reskrim. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal