LampuHijau.co.id - Kasus pemerasan dengan modus berpura-pura sebagai Satgas Kamtib kembali terjadi di Depok. Kali ini korbannya adalah seorang kakek penjual anyaman bambu keliling bernama Alif ( 71). Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Curug, Kecamatan Bojongsari, Depok, Jumat (12/3/2021).
Kapolsek Sawangan, Ajun Komisaris Polisi Rio Michael Tobing membenarkan adanya kasus pemerasan tersebut.
Baca juga : Polrestro Jakarta Barat Safari Kamtibmas Keliling Sholat Subuh Berjamaah
"Turun dari motor ngaku dari tim. Pokoknya Tim Satgas gitu, nah bapak ini (korban) digeledah barang-barangnya, dikeluarin dompet, Hp, uang disuruh keluarin semua senilai Rp 1,5 juta-an. Setelah itu barang-barangnya diambil, dan pergilah si pelaku,” katanya kepada wartawan, Jumat (12/3/2021).
Rio mengaku, pihaknya telah mendatangi langsung lokasi kejadian untuk menggali keterangan dari korban. Namun sayangnya, yang bersangkutan enggan membuat laporan secara resmi.
Baca juga : Lawan Begal, Petugas Kebersihan DKLH Kota Depok Kena Bacok
“Saat di polsek, bapaknya bilang saya enggak usah laporinlah, saya buat laporan kehilangan saja. Saya melaporkan ada kejadian begini jangan sampai ada kejadian lain di masyarakat. Bapaknya enggak mau buat laporan polisi," katanya.
Menurut Rio, ini adalah kasus penipuan atau pemerasan, bukan modus hipnotis. “Bapaknya ini ditakut-takutin, pelaku ngakunya Satgas Kamtib gitu. Seperti intimidasi gitu. Bukan gendam. Tapi, kalau saya rasa ini ada unsur pemerasan sih jatuhnya," katanya.
Baca juga : Modus Jual Mobil Murah di Medsos, IRT Tertipu Rp 47 Juta
Lebih lanjut Rio mengatakan, meski korban tidak mau membuat laporan secara resmi, namun pihaknya akan tetap mengusut tuntas kasus ini.
“Tetep kita cari, tapi berhubung orangnya tidak buat LP (laporan), kita tetap cari informasi lebih lanjut lagi, ke warga sekitar. Mudah-mudahan kalau tertangkap orangnya akan buat laporan polisi, Kita enggak bisa maksa dia bikin laporan polisi kan, dia alasannya enggak mau ribet. Bikin laporan kehilangan aja buat berikutnya bikin KTP dan lain-lain,” tandasnya. (HEN)