LampuHijau.co.id - JS (30) dan AF (33) babak belur dikeroyok massa (kormas) setelah terpergok menjambret wanita penumpang bajaj di kolong Flyover Senen, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/2/21) sore.
Kejadian bermula ketika korban Febi, naik bajaj. Saat kawasan jalan di kolong Simpang Lima Senen tengah macet, tiba-tiba saja bandit berboncengan yang telah membuntuti itu merampas tas korban.
Namun aksi pelaku itu diketahui seorang ojol bernama Doni. Saat kejadian, motor Doni tepat berada dibelakang motor pelaku. Begitu tas berpindah tangan, penjambret langsung kabur menerobos lampu merah.
Baca juga : Muhidin: Meski Penanganan Banjir Lebih Baik, Dinas SDA Harus Tetap Siaga
Pengemudi ojol tersebut terus mengejar sambil berteriak dan menunjuk jambret ke arah pelaku. Tepat didekat Traffic Light Jalan Wahidin, situasi lalu lintas kembali macet. Pelaku pun dapat ditangkap oleh ojek online dan pengendara lain yang mengejar.
Warga yang kesal atas ulah pelaku, sempat memberikan bogem mentah. Beruntung, nyawa pelaku berhasil selamat saat petugas kepolisian Polsek Senen tiba ke lokasi.
Kedua pelaku diamankan dan dimasukan ke dalam mobil patroli. Kedua pria tersebut pun digelandang berikut barang bukti kejahatannya ke Mapolsek Senen.
Baca juga : Cemburu PL Layani Orang Lain, Dua Pria Keroyok Pemuda Hingga Tewas
Menurut Serli, salah satu saksi mata kejadian, pelaku sempat kabur dan terjadi aksi kejar-kejaran. "Walhasil, pelaku berhasil ditangkap para ojek online dan petugas kepolisian di depan gedung sekolah Ekstrada Jalan Gunung Sahari Raya," katanya.
Saat digelandang massa, kedua pelaku mengakui perbuatannya. Barang bukti dompet milik korban juga disita. Sedangkan motor milik pelaku juga diserahkan ke Mapolsek Senen.
Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono didampingi AKP Radjudin membenarkan adanya kejadian tersebut. "Dua pelaku ini sudah sering beraksi, dan selalu gonta-ganti pasangan. Saat beraksi diduga si pelaku ini menggunakan motor bodong yang diduga hasil kejahatan," tegasnya.
Baca juga : Viral, Penumpang KRL (Cewek) Dipukul Satpam Stasiun
Sementara berdasarkan catatan kejahatannya, para pelaku merupakan pemain lama yang kerap beraksi di wilayah Senen. "Dari biodata di kepolisian ternyata pelaku sudah berulang melakukan aksi dan beraksi pada saat jam rawan, namun baru kali ini ketangkap dan nyaris dikeroyok massa," tambah Kanit Reskrim AKP Bambang. (RKY)