LampuHijau.co.id - Seorang pemuda dicelurit hingga koma oleh anak pemilik warung kelontong di kawasan Gondrong, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (28/12) malam.
Korban yang merupakan Akamsi bernama Septa Yolanda dicelurit karena saat beli rokok duitnya kurang. Insiden itu mengundang perhatian masyarakat sekitar dan pengendara yang melintas di lokasi kejadian hingga berkerumun.
Baca juga : Rumahnya Kebanjiran Lagi, Wanita Emas Sebut Anies Harus Tanggung Jawab
Kapolsek Cipondoh AKP Maulana Mukarom dikonfirmasi mengungkapkan pemicu keributan terjadi karena korban yang membeli rokok di warung kelontong tetapi uangnya tidak cukup.
Lalu, pembeli tersebut cekcok dengan pemilik warung kelontong hingga akhirnya terjadi pembacokan. "Orang beli rokok duitnya kurang, cekcok mulut. Korban dibacok sama anak pemilik warung," ungkapnya.
Baca juga : Siang Jualan Kasur, Malam Nyolong Motor (Komplotan Curanmor Berpistol Diciduk)
Kanit Reskrim Polsek Cipondoh AKP Imron menambahkan pelaku pembacokan bernama Suheli telah diamankan. "Iya benar, pelaku sudah kita tangkap," jelasnya saat dikonfirmasi.
Menurut Imron, pembacokan bermula saat korban datang membeli rokok kemudian dilayani bapak pelaku. "Malam itu korban beli rokok, tapi duitnya kurang, kurang gope (Rp.500), hingga berujung cekcok mulut. Anak pemilik warung yang tak terima kemudian menyerang korban gunakan celurit," ungkap Kanitreskrim.
Baca juga : Supervisor & OB Berkomplot Gasak Gudang Elektronik
Korban yang diketahui anak pentolan Ormas Pemuda Pancasila itu terkapar bersimbah darah dibawa warga dibantu polisi ke rumah sakit daerah Tangerang.
"Korban masih dirawat dengan luka bacok di kepala," ungkap Imron. Berdasarkan pantauan kepolisian telah memasang garis polisi di area warung kelontong yang tampak sebagiannya hancur itu. (WAH)