LampuHijau.co.id - Tubuh remaja berinisial MSH (16) penuh luka bacok. Tak hanya itu. Wajahnya juga melepuh karena diguyur dengan air keras. “Dia kini di rawat di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat,” kata Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Robinson Manurung, Rabu (2/12/2020). MSH masih terbaring lemah dan tak sadarkan diri di ICU. Punggung dan tangannya, penuh luka bacok, sementara mukanya terluka setelah disiram air keras. “Mudah mudahan selamat, karena dia masih di ICU,” kata Manurung.
Polisi pun menangkap para pelaku penganiayaan terhadap MSH. Pelakunya adalah empat remaja, tiga diantaranya pelajar berinisial Ardy (22), AR (17), AF (15), dan Y (18). Mereka ditangkap petugas Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat dari kawasan rumahnya di Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin 1 Desember 2020 lalu.
Baca juga : Janjian di IG, 2 Kelompok Geng Motor Tawuran di Gunung Sahari, 2 Pemuda Luka Bacok
Kompol Manurung menjelaskan, terbongkarnya kejadian ini bermula saat petugas keamanan rumah sakit melaporkan MSH ke pihaknya. Kanit Polsek Kebon Jeruk, AKP Yudi Adiyansyah kemudian melakukan penyelidikan. Setelah memeriksa orang tua dan dua teman korban, diketahui MSH terlibat tawuran di Jalan Kedoya Raya, depan gang Asem, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Esoknya, polisi kembali menyelidiki, dan mengamankan tiga orang lainnya. Dari situ terungkap motif tawuran bermula dari saling ejek di media sosial. Sempat saling serang, kelompok MSH lantas melarikan diri karena kalah jumlah. Namun karena berlari paling belakangan, MSH kena bacok di punggung hingga roboh. Ia kemudian disiksa dengan batu dan disiram air keras.
MSH juga ditinggalkan begitu saja, sebelumnya temannya kembali ke lokasi dan membawanya ke RSUD Cengkareng. “Kami juga masih memburu dua pelaku lainnya. Keduanya ini yang melakukan penyiraman,” kata Yudi menambahkan.(LHTJ)