LampuHijau.co.id - Kitfo, warga Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Kp Baru, Priuk, Kota Tangerang, Kamis (19/10) ternyata dibunuh mantan anak buahnya.
Pelaku bernama Jejen membunuh korban diduga kuat sakit hati karena dipecat. Tony, kakak korban, menjelaskan bila malam itu dirinya mendapatkan keterangan dari kepolisian bila sebelum tewas, adiknya diajak membeli tahu di Pasar Kota Bumi oleh pelaku.
“Pelaku ini bernama Jejen mantan anak buahnya. Karena adiknya kesehariannya berdagang kelontong di Pasar Kota Bumi,” ungkap Tony saat ditemui di rumah duka Bon Tek Bio, Kota Tangerang, Jumat (20/11).
Baca juga : Istri Hamil 1 Bulan Digebuki Suami Ampe Tewas
Usai membeli tahu, sambung Tony, adiknya diajak kesana kemari dengan menggunakan motor. Pelaku diboncengi menggunakan motor milik adiknya tersebut.
“Ternyata pelaku telah membawa palu dan golok yang diselipkan di punggungnya,” terang Tony. Setibanya di tempat sepi, lanjutnya, tepatnya di Jalan Kampung Bayur, RT 03/04, Kelurahan Periuk Jaya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, kepala belakang Kitfo dihantam pelaku martil.
"Adik saya terjatuh dengan kondisi kelapa pecah terhantam palu. Kemudian pelaku membacokan golok yang dibawanya ketubuh pelaku dan sempat ditangkis oleh adik saya. Namun, nyawanya tidak terselamatkan,” papar Tony.
Baca juga : Ini Tanggapan dan Jawaban dari Telkomsel
Tony mengaku tidak mengetahui motif pasti adiknya dibunuh. Namun sebelum pristiwa terjadi, Jejen yang merupakan anak buah korban belum lama ini telah dipecat.
Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring yang dikonfirmasi lewat sambungan telepon membenarkan. Dari pengakuan pelaku, dia mengaku nekat membunuh lantaran utangnya sebesar Rp 12 juta ditagih terus oleh korban.
Sebelumnya penduduk Kampung Baru, Kelurahan Priuk, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Kamis (19/10) tengah malam geger. Mereka digegerkan dengan mayat seorang pria tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi tubuh berlumuran darah. (WAH)