LampuHijau.co.id - Dua kelompok genk motor terlibat tawuran di Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/20) dini hari.
Akibat kejadian tersebut, dua pemuda warga Kemayoran yang belum diketahui identitasnya terluka akibat sabetan senjata tajam.
Baca juga : Biar Dibilang Bang Jago, 2 Kelompok Pelajar Tawuran, Hasilnya: 1 Tewas, 2 Masuk Bui
Lurah Karang Anyar Heru mengatakan, tawuran yang terjadi di Jalan Gunung Sahari tidak ada kaitannya dengan (tawuran) di wilayah Karang Anyar. Ia juga membantah jika wilayahnya terjadi tawuran warga yang terjadi pada Jumat (13/11/20) malam.
"Tawuran bukan di wilayah Kelurahan Karang Anyar, tapi di Gunung Sahari dan kawasan Kelurahan Kartini. Berdasarkan informasi dari Ketua RT wilayah saya, tawuran justru terjadi di wilayah Kelurahan Kartini dan itupun hanya sebentar," kata Lurah saat dihubungi wartawan Lamjo Jak, Sabtu (14/11/20) sore.
Baca juga : Libur Panjang, 2 Kelompok Pelajar Malah Tawuran, 1 Tewas, 1 Kritis
Heru juga memastikan, tawuran warga yang terjadi di Jalan Gunung Sahari berlangsung lama. "Informasinya korban dua orang warga Kemayoran. Mereka korban tawuran di Jalan Gunung Sahari," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Wildan membenarkan adanya kejadian tawuran itu. Para pelaku yang terlibat tawuran adalah sekumpulan remaja bermotor yang sudah janjian melalui media sosial.
Baca juga : Pembagian Hasil Jual Tanah Tidak Rata, Kelompok John Kei Bunuh Saudara Satu Marga
"Iya benar, kejadian hari Sabtu di Jalan Gunung Sahari sekitar jam 4 subuh. Mereka janjian lewat medsos IG (instagram)," ucapnya saat dikonfirmasi.
Hingga kini, kasus tawuran tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian Polsek Sawah Besar. Petugas masih mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "(pelaku) Belum ada yang diamankan. Masih penyelidikan," singkat Kanit. (RKY)