LampuHijau.co.id - Dua orang pria diduga pencopet diamankan anggota Reskrim Polsek Metro Menteng dari Kedubes Perancis, Jalan MH Thamrin, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (02/10/20) sore.
Pelaku yang memiliki tato ditangan kiri ini sempat diamankan ke Polsubsektor Sabang untuk menghindari amukan massa pendemo yang mengecam atas pernyataan Presiden Perancis.
Baca juga : Wakaf Modal Usaha Mikro, Kembangkan Usaha Warga di Masa Pandemi
Setelah diintrogasi petugas, pelaku JH (30) dan EJ (33) langsung dimasukkan ke dalam mobil tahanan dan dibawa ke Polrestro Jakarta Pusat. Sedangkan korban, Rahmawati alias Tini, wanita asal Jawa Barat diarahkan pihak kepolisian ke Mapolsek Menteng untuk membuat laporan kepolsian.
"Tadi kejadian sekitar jam 3 sore. Karena berdesakan saya tidak terasa ada yang mencuri handphone. Pas mau ambil handphone di saku ternyata sudah hilang," sesalnya di Polsubsektor Sabang.
Baca juga : Polda Banten Tingkatkan Pengamanan Saat Penerapan New Normal di Kabupaten Tangerang
Saat ditemui di lokasi, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin membenarkan adanya dua orang yang diamankan dari kerumunan massa unjuk rasa.
"Ada dua orang yang diamankan massa diduga copet. Keduanya berinisial JH (30) dan EJ (33). Pelaku menyamar dengan berpakaian mirip pendemo. Sedangkan EJ masih kita curigai. Keduanya dibawa ke Polrestro Jakarta Pusat," tegasnya.
Baca juga : Cegah Penimbunan Sembako, Pemkot Bekasi Awasi Kegiatan Perdagangan
Kedua diduga pelaku sudah dibawa ke Mapolrestro Jakarta Pusat untuk penyelidikan lebih lanjut. "Ada orang yang mengaku sebagai korban. Kita akan telusuri apakah ada korban dan saksi. Jika unsur terpenuhi, maka pelaku akan kita proses. Korban satu orang," ujarnya. (RKY)