Wanita Tewas di Dalam Mobil di Basement Hotel Sheraton Media, Dibunuh?

Jumat, 19 April 2019, 19:36 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Indrawati Cipta (44), warga Jalan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat ditemukan tewas mengenaskan di dalam mobilnya bernopol B 2389 PFO, yang terparkir di basement Hotel Sheraton Media, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2019) malam.

Korban ditemukan dengan tubuh penuh luka lebam dan jeratan di bagian leher. Bahkan, dari mulut korban mengeluarkan cairan pembersih lantai. Pembunuhan terhadap korban terjadi sebelum hotel tersebut terbakar. Kasus ini pun menimbulkan teka-teki di pihak kepolisian Polsek Sawah Besar.

Frankiy (46), suami korban, juga saksi yang pertama kali menemukan istrinya meninggal dunia dalam keadaan telungkup di dalam mobil bagian tengah. Ia menceritakan, penemuan istrinya berawal ketika ia tengah mencari istrinya yang tak kunjung pulang.

"Awalnya itu saya cari istrinya saya, biasanya kan jam 18.00 WIB itu sudah pulang, tapi kok ini belum pulang. Lalu saya cari di parkiran mobil Hotel Sheraton Media, karena memang kami langganan parkir di situ," kata Frankiy saat ditemui di RSCM, Jumat (19/4).

Meski beberapa kali mencoba menghubungi melalui saluran telepon, namun korban tidak kunjung dapat dihubungi. Sehingga dirinya memutuskan untuk mendatangi area parkir korban bermaksud melihat kendaraan korban.

Baca juga : Dibawa Nenek-nenek Diajak Ngemis

Saat itu di lokasi basement Hotel B3, ia melihat kendaraan istrinya yang sudah terparkir di dalam basement. Namun, karena merasa sudah terparkir, ia kembali keluar. Namun kerena merasa ada yang janggal ia kembali mendatangi mobil istrinya yang terparkir.

"Saya sudah lihat ya, ada mobil istri saya, pikir saya mungkin dia lagi makan atau ke mana lah, makannya saya balik. Tapi entah kenapa saya merasa ada yang janggal dan akhirnya saya balik lagi, saya coba senter mobil istri saya. Di situ saya melihat istri dalam keadaan telungkup," katanya.

Saat itu dirinya merasa kaget kerena melihat istrinya telungkup di mobil area tengah, tak hanya itu saat mobil itu dibuka, tercium bau menyengat seperti cairan pembersih lantai. Selanjutnya, ia memanggil sekurit setempat. Setelah beberapa anggota kepolisian tiba, ia juga sempat menyaksikan ada cairan yang keluar dari mulut korban. Bahkan, yang membuat ia tercengang ada bekas luka jeratan dibagian leher istrinya.

Atas kejadian itu, menurut Franky, beberapa barang yang ada di dalam tas istri seperti hp, kunci mobil, dan sejumlah uang, hilang. "Pas pertama kali saya liat, saya ngak berani apa-apain baru pas ramai ada polisi juga, diangkat dan disitu saya baru liat ada cairan yang keluar dari mulut istri saya, dan juga ada bekas jeratan di leher," ujarnya.

Menurut Franky, proses evakuasi istrinya cukup lama, bahkan sebelum istri saya dibawa oleh ambulance terlihat asap mengepul dibagian basement bawah yang menjadi penyebab kebakaran di basement Hotel Media.

Baca juga : Dua Pemerkosa Sarjana Ekonomi Asal Surabaya Ditangkap Polisi

"Pas itu saya liat asap doang mengepul, abis itu saya diajak keluar karena mau di BAP oleh pihak polisi, jadi saya ngak tahu lagi," jelasnya.

Menurutnya, sejak pernikahannya dengan istrinya hingga memiliki dua orang anak tidak ada permasalahan yang terjadi. Bahkan, pada pukul 14.00 WIB sempat berkomunikasi dengan korban. "Nggak ada masalah, dia juga tidak cerita apa-apa, komunikasi lancar, terakhir komunikasi siang, ya seperti biasa saja, ngak ada masalah apa-apa," ucapnya.

Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar AKP Ade Chandra mengatakan, pihaknya masih menelusuri tewasnya seorang wanita di basement Hotel Media Gunung Sahari sebelum kebakaran terjadi pada Kamis (18/4) malam. Dalam peristiwa tersebut, seorang wanita tewas di dalam sebuah mobil dalam keadaan telungkup di bagian tengah mobil. Meski begitu, pihaknya belum dapat memastikan meninggalnya korban, walau ditemukan luka jeratan leher dan luka lebam.

"Kita masih nunggu hasil visum untuk memastikannya, tapi memang ada luka tanda fisik yang tidak wajar. Ada luka jeratan leher dan luka lebam, dan mayat posisi di tengah dalam keadaan telungkup," kata AKP Ade Chandra, Jumat (19/4/2019).

Dikatakan Ade Chandra, peristiwa itu ditemukan pertama kali oleh suaminya yang merasa jika istrinya tidak pulang-pulang. Sehingga saksi akhirnya mendatangi lokasi parkir yang biasa digunakan istrinya.

Baca juga : Pulang Kerja, Sarjana Ekonomi Diperkosa 2 Cowok di Pinggir Jalan

"Saksi baru beberapa orang yang kami periksa, terutama suami korban karena dia yang pertama kali menemukan," ujarnya.

Saat ini pihaknya tengah berupaya mendalami motif dan kasus ini dengan memeriksa CCTV yang ada di area Hotel. Meski begitu ia belum dapat memastikan penyebab kematian korban. "CCTV hanya ada satu itu juga berada di pintu masuk hotel, sedangkan di basement tidak ada. Untuk itu, kami masih berupaya mendalami kasus ini, jadi masih lidik," ucapnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal