LampuHijau.co.id - Briptu Andry Budi Wibowo (29), tewas bersimbah darah di pinggir jalan Pondok Ranggon, Jakarta Timur. Diduga polisi tersebut menjadi korban aksi begal. Namun polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sebab tidak ada barang korban yang hilang. "Nggak ada (barang hilang)," kata Wakapolres Jakarta Timur, AKBP Stefanus Tamuntuan, Kamis (17/9/2020).
Baca juga : Pancasila Sudah Final, Mari Kembali ke Rumah Bangsa
Oleh karena itu Polres Jakarta Timur masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendapatkan penyebab pasti kematian korban. "Belum bisa disimpulkan kejadiannya apa karena menunggu hasil olah TKP," ucapnya.
Baca juga : Pengelola Bioskop Sepakat Mulai Buka 29 Juli, Tapi Ada Syaratnya
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus sebelumnya mengatakan kalau korban tewas di Jalan Sapi Perah, Pondok Ranggon, Jakarta Timur adalah seorang polisi yang dibegal. "Iya benar (ada begal anggota Polri)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus.
Peristiwa pembegalan sekitar pukul 05.00 WIB. Yusri menyebut pihak kepolisian masih menyelidiki kejadian tersebut. Polres Polres Jakarta Timur sudah meminta keterangan beberapa saksi. Termasuk keluarga korban. "Reskrim sedang ke rumah korban untuk menanyakan (tujuan korban sebelum dibegal)," ucap AKBP Stefanus Tamuntuan, lagi.(LHTJ)