Janjian Tawuran di WhatsApp

Pake Pedang Berjimat Bacok Lawan Ampe Urat Nadinya Putus, Napi Lulusan Covid-19 Balik Lagi ke Penjara

Kamis, 30 Juli 2020, 16:14 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Polsek Metro Pancoran Mas berhasil mengamankan sembilan pelaku tawuran yang menimbulkan korban luka parah di bagian tangan kirinya hingga urat nadi korban putus.

Kepala Polsek Metro Pancoran Mas Kompol Tri Harijadi mengatakan, ke sembilan pelaku tersebut ada yang masih berusia di bawah umur.

"Seluruhnya ada 11 orang tapi yang dua masih DPO dan dua lagi mengaku melakukan penganiayaan dengan barang bukti pedang dan stik golf," tutur Tri kepada wartawan di Polsek Pancoran Mas, Kota Depok, Kamis (30/7/2020).

Baca juga : Urat Nadi ABG Putus Disabet Pedang

Dari dua orang pelaku pembacokan, seorang diantaranya adalah napi yang pada saat Covid-19 mendapat asimilasi atau pembebasan bersyarat untuk mengurangi kepadatan di dalam ruang tahanan.

"Pelaku ini inisialnya MR (19) merupakan pelaku asimilasi. Pada Selasa (28/7/2020) sekitar jam 1 (dini hari) di Gang Berkah, Kampung Lio, melakukan pembacokan. Insya Allah untuk yang dua (DPO) kita lakukan pengejaran," papar Tri.

Tri mengatakan, kronologi awalnya korban dan pelaku bersama teman-temannya saling janjian melalui aplikasi whatsapp untuk tawuran. Namun sebelum menyepakati letak lokasi tawuran, pelaku sudah lebih dulu menyambangi korban dan melakukan pembacokan.

Baca juga : Gudang Sabu Berkedok Agen Beras Digrebek BNN

"Janjian awalnya untuk tawuran namun karena pelaku sudah tahu posisi korban dimana, kemudian disamperin dan didatangi lalu kemudian dilakukan pembacokan," kata Tri.

Dari hasil penangkapan terhadap para pelaku, Polsek Pancoran Mas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni satu buah celurit, satu buah pedang, satu buab besi tipis yang bagian ujungnya tajam, sebuah stik golf, serta dua buah sepeda motor yang digunakan untuk menyambangi korban.

Satu buah pedang yang digunakan pelaku untuk membacok pun bertuliskan kaligrafi yang dikatakan Tri bertujuan agar tindakan pelaku dapat berjalan lancar.

Baca juga : Pingin Ngembat, Eh Kepergok, 2 Cowok Digebuki Trus Ditelanjangi, Untung Burungnya Gapapa Tuh...

"Tulisan ini katanya biar saat menggunakannya bisa sukses melukai korban, dari pengakuan pelaku baru satu kali menggunakan pedang ini dan berhasil (melukai korban)," ujar Tri.

Saat ditanya, MR mengaku tidak mengetahui arti dari tulisan kaligrafi yang ada di pedang tersebut. "(Pedangnya) punya teman, saya ambil itu di pasir karena disimpannya di pasir. Baru satu kali saya pakai, ngga tahu (arti dan bacaannya) apa," ucapnya. (HEN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal