Bergaya Parlente dan Sewa Mobil Mewah, Tukang Bakso Bobol Markas Polisi

Rabu, 22 Juli 2020, 16:34 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Personel Resmob Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) meringkus komplotan spesialis pencurian keran dan shower pada proyek gedung baru Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Komplotan ini diotaki oleh NN, penjual bakso.

Dalam aksinya, NN yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang bakso itu membobol kantor polisi bersama kawanannya tergolong rapih. Mereka bergaya parlente dan menyewa mobil mewah.

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Adi Ferdian mengatakan, pencurian terjadi, pada 29 Juni 2020, di proyek gedung baru Polresta Bandara Soetta. Komplotan pelaku mencuri 10 keran dan 2 shower. "Yang dicuri barang proyek yang 95% hampir jadi. Telah hilang keran air 10 dan shower 2 unit. Totalnya ada 12 barang, di proyek bangunan baru gedung Polresta Soetta," kata Kombes Adi Rabu (22/7/2020).

Baca juga : Diduga Lakukan Penipuan, Anak dan Ponakan Mantan Menag Dilapokan ke Polisi

Polisi yang merasa kecolongan lekas membuat timsus untuk melacak pelaku yang dipimpin Kasatreskrim. Dari hasil penyelidikan, pelaku teridentifikasi karena aksinya terekam CCTV.

"Setelah melakukan penyelidikan, berhasil diungkap beberapa orang yang diduga pelaku pencurian. Pertama NN, pekerjaan tukang bakso sebagai otaknya serta RJ ojek online yang bertugas mengambil keran," jelasnya.

Polisi juga mengamankan MT buruh harian lepas, RM peternak ayam telur sekaligus driver mobil, SS buruh harian lepas yang bertugas mengawasi, dan Y buruh harian lepas penadah barang untuk dijual kembali. "Semuanya total 6 orang pelaku. Masih ada 2 pelaku lagi yang DPO, yakni G sebagai pengambil keran, dan A sebagai penadah barang curian," ungkap Kapolres Arie Ardian.

Baca juga : Pengamat: Mentan Syahrul Memiliki Semangat Tinggi Wujudkan Kedaulatan Pangan

Akibat peristiwa itu, Polresta Bandara Soetta mengalami kerugia material sebesar Rp20 juta. Adapun jenis keran dan shower yang dicuri, memiliki harga jual tinggi dipasaran dan termasuk yang dicari karena merk Toto.

"Total kerugian Rp20 juta, sedang barang itu dijual seharga Rp7 juta dan sudah dibagikan kepada masing-masing pelaku. Mereka mengaku tidak tahu, jika gedung baru itu merupakan markas polisi bandara," jelasnya.

Kasatreskrim Polresta Bandara Soetta Komisaris Alexander Yurikho Hadi menambahkan, di antara empat pencuri ini tercatat sebagai residivis. Mereka juga diketahui sudah sembilan kali beraksi.

Baca juga : Gegara Penarikan Mobil, 2 Kelompok Massa Bentrok di Depan Kantor Polisi

"Mereka sudah beraksi 9 kali diantaranya di Bandung, Bogor, Bekasi, Cileungsi. Alhamdulillah, begitu yang ke-10 ini mereka berhasil kami tangkap," ungkapnya. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal