LampuHijau.co.id - Setelah melakukan pemeriksaan, meski belum final, fakta-fakta mengejutkan muncul dari aksi ABG perempuan berinisial N (15) yang membunuh bocah berusia 5 tahun di jakarta Pusat. Selain penggemar karakter-karakter film horor dan kekerasan, rupanya si ABG diketahui sering membunuh binatang secara keji.
Polisi menemukan sejumlah tulisan dan gambar menyeramkan yang disinyalir sebagai curhatan N. Cewek ABG yang menggambar kartun Slenderman, atau Slender Man, tokoh horor, gambaw wanita terikat dan kata-kata dalam Bahasa Inggris. Polisi akan mendalami hal itu dari sisi psikologis pelaku. Termasuk tulisan ‘daddy’, apakah ada kaitannya dengan hubungan N dengan sang ayah. "Semuanya masih kita dalami," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.
Baca juga : Korban Penganiayaan di Moonlight Cafe Sebut Kekasihnya Di-SMS Terdakwa dari Penjara
Keluarga pelaku merupakan broken home. Di Sawah Besar, Jakarta Pusat, dia tinggal bersama ayah kandung dan ibu tirinya. "Memang dia tinggal sama bapak kandung dan ibu tiri. Karena bapak dan ibunya sudah bercerai," tutur Yusri. Dari perceraian orang tua tersebut polisi akan mendalami apakah hal itu yang menyebabkan psikologi pelaku terganggu. "Bagaimana proses perceraiannya (ayah dan ibunya), bagaimana hubungan dengan orang tuanya masih kita dalami," kata Yusri.
Sebelumnya, Wakapolres Jakpus AKBP Susetyo Purnomo Condro menyebut N pintar menggambar. Polisi menemukan sejumlah sketsa di rumah pelaku saat olah TKP. Selain wanita terikat, ada sketsa wanita menangis dalam cengkeraman tangan, sketsa anak lelaki, dan Slenderman. Slenderman atau Slender Man adalah karakter fiksi yang berasal dari meme internet yang muncul pertama kali di forum Something Awful oleh pengguna Eric Knudsen dengan nama Victor Surge pada 2009. Slenderman digambarkan sebagai sosok pria tanpa wajah. "Ini ada Slanderman, tokoh favorit pelaku, kisah tentang kekerasan," imbuh Susetyo.
Baca juga : Kasus Dugaan Penganiyaan oleh Majikan di Bintaro Dipolisikan
Selain menulis di buku, N juga menulis status soal pembunuhan di akun Facebook-nya. Ada 2 status FB yang viral di media sosial. Status pertama berisi tulisan:
Balita tak bernyawa itu masih di lemari bajuku..banyak warga mencarinya..pak rw selaku polisi dan pak rt yang memeriksa rumah ku seluruhnya tak ada satupun dari mereka yang menemukan nya..tak ada satupun yang tau aku pelakunya
Oke besok siap berserah diri
Status kedua berisi foto yang sepertinya diambil dari belakang. Foto itu memberi gambaran ada dua orang polisi di bagian depan mobil. Caption fotonya: 'Pak pol baik hehe'.
Kapolres Jakpus Kombes Heru Novianto membenarkan kedua status itu ditulis oleh N. Status pertama ditulis sebelum menyerahkan diri. Dan status kedua diambil saat N dibawa dari Polsek Tamansari ke Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Baca juga : Pabrik Masker Ilegal dengan Untung Rp 250 Juta Sehari Digerebek Polisi
Dari hasil pemeriksaan diketahui juga kalau N Jakpus punya kebiasaan tidak wajar sejak kecil. Dia suka membunuh binatang. "Pelaku juga bilang sejak kecil dia senang bermain dengan binatang dan bunuh binatang, ditusuk pakai garpu. Iya, jadi misalnya ada kodok, ada cicak, dia tusuk-tusuk gitu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri.
Pelaku punya hewan peliharaan kucing, di rumahnya. Namun pelaku tidak sampai membunuh kucing itu. "Dia juga punya binatang kesayangan kucing, ya. Tapi kucing pun, kalau dia kesel, dia jatuhin dari lantai dua," tutur Yusri.(LHTJ)