LampuHijau.co.id - Unit Reskrim Polsek Bojong Gede dan Tim Jaguar mengamankan 17 orang yang diduga penjudi sambung ayam. Mereka diamankan Selasa sore di sebuah lapak judi di Desa Citayam Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor. Kasubbag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus mengatakan, 17 orang itu diamankan saat sedang melakukan judi sambung ayam. Penggerebekan dilakukan sore hari pukul 15.00 WIB. “Dari lokasi ada 17 orang yang diamankan,” katanya, Rabu (19/2).
Mereka yang diamankan adalah HC, AZ, AS, DH, IPL, SY, RA, BU, CE, RD, RR, SA, MU, CS, JA, ED dan AC. “Diamankan juga barang bukti berupa 15 ekor ayam jago Adu berikut Kisa,” tambahnya.
Baca juga : Penipuan Bermodus Perumahan Syariah Dibongkar Polisi
Dari lokasi, petugas juga menyita uang sebesar Rp 1.405.000 dan enam unit motor. Saat ini 17 orang tersebut masih dalam pemeriksaan petugas. “Diduga para pelaku dan barang bukti, diserahkan ke Polsek Bojong Gede guna penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.
Terpisah Kapolsek Bojonggede Kompol Supriyadi, mengatakan terbongkar judi sabung ayam ini berkat ada informasi masyarakat sekitar sudah cukup meresahkan dengan keberadaan tempat judi sabung ayam sekitar pemukiman warga. " Ada 17 orang rata-rata pria sudah berusia dewasa diamankan dimintai keterangan ke Polsek Bojonggede atas kasus judi sabung ayam," ucapnya
Selain itu anggota juga mengamankan barang bukti sebanyak 15 ekor ayam jago adu berikut kisa, lapak area sabung ayam, uang tunai Rp. 1.405.000, dan lima unit sepeda motor. " Sekali main omset yang dapat terkumpul hingga jutaan rupiah," ujarnya.
Baca juga : Resahkan Warga, Lokasi Peternakan dan Sabung Ayam Diobra-abrik Petugas
Dia menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap para orang yang diamankan dari lokasi kejadian. “Sampai saat ini orang yang kejaring masih dalam pemeriksaan anggota. Sementara barang bukti yang ada kita amankan sebagai bahan proses penyelidikan,” katanya.
Suroto, warga Depok menyayangkan adanya judi sabung ayam tersebut. Warga Depok seharusnya menjunjung tinggi moto Depok sebagai kota yang unggul, nyaman dan religius sebagaimana yang digembar-gemborkan oleh Walikota Depok, Idris Abdul Shomad. (HEN)