LampuHijau.co.id - Ledakan tabung oksigen terjadi di area PT SBG, Jalan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Rabu (17/10/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Insiden tragis tersebut mengakibatkan satu orang tewas di tempat dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia teridentifikasi bernama SNA (19), warga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Ia menghembuskan napas terakhir di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah di sekujur tubuh. Sementara itu, korban luka bernama TI (47) mengalami luka robek pada pundak kiri serta pembengkakan pada kaki kanan. Tedi saat ini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Gading Pluit.
Baca juga : Perempuan Ditemukan Tidak Bernyawa di Kelapa Gading, Tubuhnya Sudah Membusuk
Peristiwa bermula ketika sejumlah pekerja tengah melakukan proses pengisian oksigen ke tabung berukuran sekitar 50 kilogram dari tangki utama berkapasitas 10 ton. Saat salah satu pekerja hendak menutup katup (valve) oksigen usai pengisian, tiba-tiba terdengar ledakan keras yang seketika membuat area sekitar dipenuhi asap tebal.
Guncangan ledakan tersebut mengagetkan warga sekitar. Saat saksi di lokasi memeriksa area pengisian, korban SNA ditemukan sudah tergeletak tak bernyawa. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit menggunakan kendaraan pribadi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga : Turap Kali Longsor Akibat Pengerukan Lumpur di Kelapa Gading, SDA: Sedang Diperbaiki
Dahsyatnya ledakan juga menimbulkan kerusakan materiil di sekitar lokasi kejadian. Satu unit mobil pikap berpelat nomor B 9364 TXX mengalami pecah kaca akibat hantaman pecahan besi tabung. Selain itu, atap asbes rumah milik seorang warga bernama Muniroh di RT 05/RW 02 Kelurahan Pegangsaan Dua turut mengalami kerusakan.
Jajaran kepolisian dari Polsek Kelapa Gading yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol Girindra Wardana segera mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Baca juga : Loundry di Kelapa Gading Terbakar, 2 Orang Terluka, Polisi Ungkap Penyebabnya
Petugas langsung memasang garis polisi, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi. "Korban merupakan karyawan ditempat tersebut," kata Girindra.
Saat ini kata dia, polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti ledakan tersebut. "Masih didalami. Kejadian mendadak. Proses pengisian tiba-tiba meledak. Kasus ini ditangani oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara," ungkap Girindra. (Rip)