LampuHijau.co.id - Dua lelaki yang terlibat dalam aksi penyerangan ke rumah salah satu warga di Lagoa, Koja, Jakarta Utara pada Minggu (6/9) lalu berhasil ditangkap polisi. Kedua lelaki itu berinisial FA (30) dan AS (32). Saat ini mereka berada di Mapolres Metro Jakarta Utara untuk dilakukan pemeriksaan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Awaludin Kanur menyebut kedua lelaki tersebut diamankan ditempat yang berbeda. "Kalau FA kita tangkap di kamar kos daerah Lagoa pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 18.30 Wib. Sedangkan AS di Jl. Lagoa gang 3 pada Senin, 14 September 2026 pukul 21.30 Wib," kata Awaludin, Rabu (16/9).
Baca juga : Polres Subang Tangkap Dua Pelaku Begal Tewaskan Pemotor di Purwadadi
Kepada polisi, kedua lelaki yang diamankan itu mengaku melakukan penyerangan akibat sakit hati atas omongan dari pihak keluarga korban. "Masalah sakit hati," terang Awaludin.
Pun, pihaknya kata Awaludin, masih terus melakukan pencarian terhadap para pelaku lainnya yang ikut terlibat dalam kasus penyerangan tersebut. "Kita masih terus kembangkan untuk mencari para pelaku lainnya," ungkap Awaludin.
Sebelumnya, seorang korban wanita berinisial IPS (27) mendatangi Polres Metro Jakarta Utara dan melaporkan dugaan tindak pidana Penggunaan Senjata llegal dan/atau Penganiayaan dan/atau Pengeroyokan. Dalam laporannya, korban IPS menceritakan kalau awalnya terlihat A dan R hendak mencuri sepeda motornya beberapa minggu yang lalu kemudian dihampiri oleh korban lain yaitu AS dan menegur mereka namun R tidak mau mengaku dan langsung pergi.
Tidak lama kemudian datanglah sekelompok orang yang berjumlah delapan hingga sepuluh orang mendatangi rumah korban IPS dengan marah-marah, mereka mencari korban AS. Diantara mereka ada A dan R. Pada saat itu terlapor atas nama A, ASB, O dan AGB membawa senjata tajam jenis Parang, lalu terlapor atas nama DA dan FB membawa Air Softgun.
Salah satu terlapor menendang motor korban IPS yang berada di halaman rumah. AB membacok korban IPS hingga jari kelingking tangan kanannya sobek. DA menembakkan Air Softgun berkali-kali ke ke arah korban hingga korban AS mengalami memar di dada akibat tembakan Air Softgun. (Rip)