LampuHijau.co.id - Aksi kejahatan sirep atau hipnotis menimpa pedagang warung nasi uduk di daerah Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Senin (17/8/2026) pagi. Modus motor pelaku yang rusak ditukar dengan motor korban.
Penjual nasi uduk Sri Mulyani, (44 tahun), menceritakan kronologis kehilangan motor miliknya merek Honda Beat yang dicuri sama seorang laki-laki berpakaian rapih saat suami Sumardi (60 tahun), sedang menjaga warung nasi uduk pelaku datang untuk sarapan.
"Peristiwa kejadian sekitar pukul 6.30 WIB, datang seorang laki-laki untuk sarapan nasi uduk yang saat itu sedang dilayani sama suami. Setelah membayar nasi uduk ternyata nasi uduk diminta pelaku untuk dibungkus," ujar Sri Mulyani didampingi suami Sumardi kepada wartawan saat dikonfirmasi.
Baca juga : Dikejar Polisi, 2 Maling Motor Kejebak Macet Nyerah (Bagus Gak di Dor Lu)
Sri mengatakan, pelaku meminjam motor yang ada di warung dengan alasan motor miliknya kehabisan bensin. "Karena suami saya melihatkanya kasihan dan alasan pelaku harus ngater paket tv, akhirnya tanpa ada rasa curiga sama sekali suami meminjamkam motor ke pelaku. Setelah beberapa lama kemudian pelaku tidak balik lagi. Malah sebelumnya pelaku menyerahkan kunci motor pelaku ke suami karena tidak bisa hidup," katanya.
Motor yang dicuri pelaku, menurut Sri adalah Honda Beat warna merah B 6691 EZL. "Setelah sama suami saya dicek ternyata motor pelaku yang ditinggal di warung masih bisa hidup, dan masih ada bensin di tangki sekitar 1 liter. Pelaku berbohong dan sepertinya ada rencana sudah mau mengambil motor dengan modus motor yang dipakenya rusak," ungkapnya.
Berdasarkan keterangan suaminya, lanjut Sri, ciri- ciri pelaku kulit putih, tinggi badan 170 Cm, badan agak berisi, pakaian rapih kaos warna hitam, celana panjang coklat, dan logat bahasa komunikasi seperti biasa. "Suami saya saat kejadian nurut saja dengan apa yang disuruh pelaku, seperti kaya habis disirep atau hipnotis tidak bisa melawan," tuturnya.
Baca juga : Dijebak Polisi, Penjual Gadis Di Bawah Umur Ditangkap di Hotel Kawasan Sunter
Kini motor pelaku jenis Yamaha Vega warna silver tidak ada plat nomor dan terdapat kerdus TV LCD ukuran 50 inc dipergunakan untuk pulang ke rumah. "Motor yang diambil pelaku satu-satunya alat transportasi untuk berjualan dan ke pasar. Sehingga jika membuat laporan ke polisi nanti motor pelaku dijadikan barang bukti sehingga nanti dirinya akan kesulitan berdagang," ungkapnya.
Bagi Sri warga Curug ini, berharap agar motor satu-satunya yang ada dapat dikembalikan sama pelaku lagi. "Tiga tahun sebelumnya satu mobil sudah hilang karena ditipu. Sudah buat laporan ke Polsek Cimanggis tapi sampai sekarang tidak ada kabar baik," tutupnya.
Terpisah, Kapolsek Cimanggis, Kompol Jupriono mengatakan kepada korban yang baru kehilangan motor karena ditipu agar segera membuat laporan. "Jika tidak membuat laporan resmi tidak bisa di proses lebih lanjut," tutupnya. (HEN)