LampuHijau.co.id - Seorang pegawai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bernama Ridha Intifadha menjadi korban penjambretan di depan Hotel Grand Platinum Jakarta Jl. Kartini raya Sawah Besar Jakarta Pusat, Rabu (19/11) pukul 07.00 WIB. Akibatnya, HP iPhone 16 Plus warna Ultramarine seharga kurang lebih hampir 20 jutaan yang biasa digunakan pun lenyap.
"Saya baru saja selesai kegiatan dan checkout dari Hotel Grand Platinum Jakarta sekitar pukul 07.00 WIB. Lagi mau pesan ojek online, di pinggir jalan, depan hotel, bersiap untuk bertugas dampingi wartawan di Lapas Narkotika Cipinang, tetiba ada motor Beat putih berhenti di depan saya langsung menjambret Hp iPhone 16 Plus warna Ultramarine saya," terang Ridha Intifadha, pria yang juga menjabat sebagai humas di Kemenimipas, Rabu (19/11).
Baca juga : Kegiatan Tari di Kawasan Pasar Batik Trusmi Cirebon Sebagai Pelestarian Budaya
"Pelakunya ada dua orang. Usai berhasil menjambret saya, mereka langsung tancap gas ke arah Ancol Jakarta Utara. Tadi pagi suasana di lokasi memang agak sepi padahal biasanya disitu cukup ramai," tambah Ridha.
Akibat kehilangan ponselnya kata dia, dirinya mengaku mengalami kendala dalam tugasnya karena banyak data berharga di dalam ponsel yang juga ikut terbawa. "Data dalam HP tersebut tentu berharga, apalagi kerja saya sebagai Humas di Kemenimipas. Saat ini, saya sudah aktifkan mode lost (kehilangan) dan berisi pesan untuk segera menghubungi nomor saya lainnya yang aktif," beber Ridha.
Baca juga : Tawuran di Kawasan Ring 1 Jakpus, Hasilnya: 1 Kritis & 3 Diringkus
Rencananya siang ini dirinya akan membuat laporan atas kejadian yang menimpanya itu ke Polres Metro Jakarta Pusat. "Siang ini rencananya mau ke Polres bikin laporan. Ini mau ambil box dulu di rumah. Bukti kepemilikan kan dari box pembelian itu," kata Ridha.
Ia pun berharap kepada pihak kepolisian agar bisa menindaklanjuti kejadian penjambretan dan menemukan ponselnya kembali. "Kerugian hampir 20 jutaan. Semoga polisi bisa membantu," harap Ridha.(RIP)