Kasus Penemuan Bocah Tewas di Kamar Kos Penjaringan: Polisi Masih Tunggu Hasil Otopsi

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar
Sabtu, 27 September 2025, 09:53 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Polisi masih menunggu hasil otopsi mengenai penyebab tewasnya bocah perempuan yang ditemukan di kamar kos daerah Penjaringan, Jakarta Utara beberapa hari lalu. "Dari pemeriksaan sampai saat ini masih proses. Jadi hasilnya belum bisa kita simpulkan dan hal lain masih kita analisis juga. Saya tidak bisa memastikan berapa lama prosesnya, tapi Insyaallah secepatnya," terang Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, Jumat (26/9).

Beberapa saksi tambahan pun akan diperiksa dalam kasus tewasnya seorang bocah perempuan di kamar kosan daerah Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara itu. "Hingga saat ini, kita sudah memeriksa beberapa orang saksi, itu pun ke depan masih akan bertambah lagi," beber Onkoseno.

"Untuk barang-barang yang ditemukan di TKP juga sampai saat ini masih dianalisis," tambah Onkoseno.

Sebelumnya diberitakan seorang bocah perempuan berinisial AR (8) ditemukan tewas bersimbah darah disebuah rumah kos lantai 3 daerah Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (21/9) pukul 00.00 Wib.

Baca juga : Bocah Cewek Umur 8 Tahun Tewas di Kamar Kos Penjaringan, Begini Penjelasan Polisi

Kejadian itu baru diketahui saat warga melapor ke Bhabinkamtibmas atau orang kos-kosan karena ada aroma bau. Saat dicek ada yang terbaring di lantai. Kemudian warga laporan ke sekuriti, dan sekuriti lapor ke Bhabinkamtibmas. Belum diketahui penyebab pasti tewasnya bocah perempuan ini, pihak kepolisian sampai saat ini masih melakukan penyelidikan.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya membenarkan kejadian mengenaskan itu. Ia mengatakan pihaknya baru mengetahui ada kejadian tersebut dari petugas dilapangan.

"Pada hari Minggu 21 September 2025 sekitar pukul 00.00 WIB, setelah mendapatkan informasi ini, kami koordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Metro Jakarta Utara untuk melakukan pengecekan TKP dan pengolahan TKP awal," terang Agus Ady Wijaya, Senin (22/9).

Adapun hasil dari pengecekan TKP yang dilakukan bersama dengan Tim Identifikasi dari Polres Metro Jakarta Utara kata dia, bahwa betul ditemukan mayat di TKP. "Kondisi mayat yang ditemukan dalam kondisi terlentang bersimbah darah di balik punggung dan berserakan, berceceran di lantai,. Posisi mayat berada di lantai kamar tanpa busana dan sudah dalam kondisi membusuk, kondisi kamar juga ditemukan dalam keadaan berantakan," beber Agus Ady.

Baca juga : Bocah Cewek 8 Tahun Ditemuin Udah Mati Kaku di Kontrakan Daerah Penjaringan, Kenapa? Polisi Lagi Selidiki

"Per titik luka berdasarkan hasil visum luar, sebenarnya kami enggak bisa memastikan awal karena kondisinya sudah membusuk, darahnya berceceran dan bau kemana-kemana. Kami juga belum dapat menyimpulkan kalau luka itu akibat tusukan, karena harus didalami sama ahlinya nanti dari forensik," lanjut Agus Ady.

Tim olah TKP kata Agus Ady, melaksanakan pengolahan TKP awal sampai sekitar pukul 04.00 WIB. "Adapun yang dapat kami informasikan dari hasil olah TKP identifikasi terhadap mayat, inisial mayat AR (8) kelamin perempuan. Kemudian, hasil keterangan sementara dari Tim olah TKP karena kondisinya sudah membusuk perkiraan sudah meninggal sekitar lima hari. Adapun langkah-langkah lanjutan yang kami lakukan, mayat sudah kita kirim ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk dilakukan outopsi," ujar Ady Agus.

"Kami masih menunggu hasil otopsi dan dari ahli rumah sakit," tambah dia.

Untuk orang tua dari korban sendiri kata Agus Ady, pihaknya sudah melakukan pencarian. "Kami juga sudah melakukan pencarian terhadap identitas orangtua dari mayat ini. Identitas bapaknya inisial S (44) dan ibunya MKR (35). Disana memang korban tinggal sama ibunya dan hasil penyelidikan kami, kost-kostan itu milik ibu korban" kata Agus Ady.

Baca juga : 4 Pelaku Pengeroyokan di Depan Pasar Inpres Pagaden Subang Diringkus Polisi

"Kita masih melakukan pengambilan keterangan yang sifatnya lebih mendalam kepada orangtua, karena ini kan ada hubungan dengan anak yang sudah ditemukan dalam kondisi mayat, tentunya kondisi emosional dari orangtua harus kita pahami juga kebatinannya dan harus pelan-pelan dan bertahap mengambil keterangannya," sambung Agus Ady.

Pihaknya juga kata Agus Ady, sudah melakukan pengambilan keterangan terhadap saksi-saksi lima orang yang ada di kost-kostan tersebut. "Jadi, TKP adalah kost-kostan tiga lantai, peristiwanya ada di lantai tiga, saksi yang ada di lantai satu dan dua kita lakukan pemeriksaan dan sudah diambil keterangan sementara. Kami juga sudah melakukan pengambilan CCTV dan pada saat selesai olah TKP hal penting yang perlu kami lakukan adalah pemasangan police line karena kami tidak mau ada yang hilang atau rusak dari TKP awal, kemungkinan masih ada barang bukti karena kami masih mencari barang bukti dan hal-hal yang berkaitan terkait dengan peristiwa tersebut yang ada di TKP," jelas Agus Ady.

Sebelumnya kata Agus Ady, tim olah TKP juga sudah mengamankan sebagian barang-barang yang diduga berhubungan dengan peristiwa perkara dan sudah diamankan oleh Tim Identifikasi oleh Polres Metro Jakarta Utara.

"Kita juga sudah bentuk tim gabungan antara Polres dan Polsek Metro Penjaringan untuk dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan terhadap temuan mayat ini hingga terang benderang dan tuntas melalui crime seen investigation," ungkap Agus Ady.(RIP)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal