Antisipasi Ancaman Kejahatan

Kapolres Soetta Imbau Masyarakat Pengguna Jasa Penerbangan Waspada Orang Baru Dikenal

Kapolresta Bandara Soetta Kombes Ronald Sipayung. (IST)
Kamis, 21 Agustus 2025, 22:14 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Kapolresta Bandara Soetta Kombes Ronald Sipayung mengimbau masyarakat pengguna jasa penerbangan agar lebih berhati-hati dan waspada terutama terhadap orang yang baru dikenal. 

Hal ini ditegaskan Kombes Ronald sebagai langkah untuk mengantisipasi terulangnya kasus penumpang menjadi korban kawanan penipu bermodus menukar atm terjadi.

"Hal tersebut untuk menghindari terjadinya kejadian yang tak diinginkan seperti penipuan, pencurian dan lain-lain," pesan alumnus Akademi Kepolisian tahun 2002 tersebut.

Baca juga : Eks Kasat Narkoba Bandara Soetta Jabat Kapolres Cilegon Siap Ayomi Masyarakat Tanpa Tebang Pilih

Ronald berpesan, bila pengguna jasa penerbangan melihat atau mengalami gangguan kamtibmas agar segera melaporkan ke petugas kepolisian terdekat, atau mengontak 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta.

"Petugas kepolisian pasti akan hadir untuk membantu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kamtibmas kondusif di wilayah Bandara Soetta adalah prioritas," tandas Ronald Sipayung.

Sebelumnya, personel satuan Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta meringkus otak komplotan penipuan bermodus tukar kartu ATM lalu menguras isinya. 

Baca juga : Atasi Kekeringan di Blanakan, Anggota DPRD Subang Fauzi Dorong Pemda Segera Lakukan Tindakan

Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Yandri Mono mengatakan, pada kasus itu kepolisian berhasil mengamankan satu tersangka, sedangkan dua lainya buron.

"Satu pelaku kami tangkap berinisial MAJ dan dua pelaku berinisial A dan M masih diburu," kata Yandri Mono dalam keterangannya, Kamis (21/8)

Menurut Yandri, tersangka MAJ yang merupakan otak penipuan tersebut adalah residivis kasus yang sama, dan baru beberapa bulan keluar dari penjara di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Baca juga : Antisipasi Sakit Dalam Kendaraan, Dinkes Subang Imbau Warga Bawa Obat Pribadi

"Dari keterangan tersangka MAJ, uang hasil penipuan tersebut digunakan untuk membayar sewa apartemen, kebutuhan hidup sehari-hari hingga bermain judi togel," terang Yandri.

Adapun modus komplotan ini, ujar Kompol Yandri, berpura pura mengajak bisnis elektronik lalu menguras uang rekening korban usai kartu ATM nya ditukar oleh pelaku. (WAH)

 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal