LampuHijau.co.id - Selain dikenal destinasi wisatanya, kawasan Kampung Bekelir di Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, juga kerap dijadikan lokasi tawuran antarpemuda kampung.
Seperti yang terjadi pada Minggu (25/8) pagi. Dua kelompok remaja berkelahi massal gunakan parang dan celurit di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang yang lokasinya tak jauh dari Kampung Berkelir. Alhasil, tawuran itu membuat resah resah warga dan pengguna jalan.
Baca juga : Optimalkan Pajak, Pras Apresiasi Anies Soal Usulan Empat Raperda
"Hampir satu jam lebih baru bisa dibubarin. Itu juga yang bubarin warga. Karena nggak ada polisi. Itu juga Kami ngebubarinnya takut, karena mereka bawa celurit sama pedang," kata Iku (50), warga sekitar.
Iku heran dengan para remaja tersebut, padahal di lokasi tawuran tidak jauh berdiri markas kepolisian dan rumah dinas Kapolres Metro Tangerang Kota.
Baca juga : Selama Masa Libur Idul Fitri, Pembangkit Cirebon Power Unit 1 Tetap Beroperasi
Berdasarkan pantauan, mereka yang tawuran terlihat menenteng senjata tajam, batu, dan kayu berukuran panjang. Aksi ini sempat menjadi tontonan warga, dan pengguna jalan yang terpaksa menghentikan kendaraannya, karena takut terkena imbas.
Gerah melihat tingkah para pemuda tanggung itu, warga dan pengguna jalan kompak memberanikan diri melerai tawuran tersebut. "Belum ketahuan pemuda kelompok mana yang tawuran," sambung Iku.
Baca juga : Kapolres Dorong Pemkot Bekasi Berani Terapkan Perda Pengguna Miras
Setelah hampir satu jam, lanjut Iku, tawuran berhasil dibubarkan warga dan pengguna jalan. Bahkan, salah satu peserta tawuran diamankan warga berikut celurit. "Satu orang pelaku yang kedapatan bawa celurit berhasil kami amankan dan sudah diserahkan ke kantor polisi," tandasnya. (WAH)