Kombes Deddy Sikat Puluhan BD Sabu, Ganja dan Ekstasi di NTB

Foto Konferensi Pers Polda NTB terkait Ungkap Narkoba. (Ist)
Sabtu, 8 Juni 2024, 12:14 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menyala! Belum lama ini kepolisian setempat menangkap 24 bandar narkotika jenis sabu, ganja dan ekstasi sepanjang April sampai Mei 2024. Dari 24 yang dibekuk, 12 diantaranya merupakan penjahat kambuhan.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Deddy Supriyadi mengatakan kasus yang diungkapnya tersebut seluruhnya menonjol.

Kasus pertama dengan tersangka berinisial YA, warga kota Mataram. YA ditangkap di Hotel Puri Indah Kota Mataram, pada Jumat (10/5/2024). Saat ditangkap YA kedapatan membawa sebungkus sabu-sabu dengan berat 197,41 gram yang di sembunyikan di balik jok motor.

"Pelaku mengaku disuruh ambil barang oleh seorang berinisial E, di Riau dengan diberikan upah sabu sebanyak 10 gram," ulas Deddy.

Berita Terkait : Kejari Depok Musnahkan BB Kasus Narkoba dan Tawuran

Kasus menonjol kedua terjadi pada Selasa (21/5/2024) dengan tersangka berinisial JA dan LK. Keduanya diamankan di Kecamatan Lembar, Lombok Barat.

"Dari keduanya diamankan sabu seberat 45,091 gram. Sabu ini dijual kembali dengan harga bervariasi, mulai Rp 300 ribu hingga Rp 1,2 juta," ungkap mantan Kasatreskrim Polres Tangkot ini.

Selain itu polisi juga menangkap R asal Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur. Dari penangkapan tersebut polisi menemukan 148,226 gram sabu yang disembunyikan di atas kasur tempat pelaku tidur.

Kemudian, kasus keempat, polisi meringkus satu pelaku berinsial LJK asal Kecamatan Lembar, Lombok Barat pada Kamis (23/5/2024) dengan Barbuk 139 ekstasi.

Berita Terkait : Satnarkoba Polres Subang Ringkus Tiga Pengedar Sabu dan Ekstasi di Ciasem

Pil tersebut, Deddy melanjutkan, diperoleh LJK dari seseorang berinisial A asal Kota Denpasar, Bali. Ekstasi tersebut akan diedarkan di wilayah Lombok Tengah.

Kasus terakhir, polisi menangkap IA, warga Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa, pada Jumat (17/5/2024). Dari tangan IA, polisi menyita 95 paket sabu seberat 26,061 gram serta uang tunai Rp 12,6 juta hasil penjualan.

"Pengakuan pelaku ini membeli sabu dari pelaku O,  150 gram seharga Rp 165 juta kemudian dijual seharga Rp 1,1 juta per gram. Keuntungannya Rp 50 ribu per gramnya," ungkap Deddy.

Dari pengungkapan ini polisi mengamankan sabu-sabu seberat 449,866 gram dengan nilai Rp 674 juta, 139 butir pil ekstasi berserta uang tunai Rp 49,7 juta, selain itu ada juga Barbuk lainnya seperti HP dan sepeda motor.

Berita Terkait : Polisi Ungkap Sindikat Peredaran Susu, Kopi, dan Dodol Ganja

Atas perbuatannya seluruh tersangka dijerat Pasal 112 ayat 2, Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang ancaman hukumannya mati, seumur hidup, atau penjara 20 tahun. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal