LampuHijau.co.id - Personel Polsek Ciledug mengamankan 11 remaja yang hendak perang sarung, pada Rabu 20 Maret 2024 sekira jam 03.00 WIB di Jalan Sukarela, Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Banten.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho melalui Kapolsek Ciledug, Kompol Saiful Anwar mengungkapkan para remaja yang diamankan ini masing-masing berinisial DMS (15), HAS (14), KA (15), DR (16), GDY (15), FAL (14), AGM (14), MAI (14), AS (17), FY (15) dan SI (14).
"Bahwa sebelumnya beredar di media sosial ada sekelompok anak remaja telah melakukan perang sarung di depan Masjid Jami Nurussalam, Jalan Sukarela," kata Saiful dalam keterangannya, Jumat (22/3/2024).
Baca juga : Kepergok Mau Tawuran, 14 ABG dan 1 Abang-abangan Diciduk Polisi
Mendapatkan informasi itu, Kombes Zain kemudian menugaskan jajaran Polsek Ciledug untuk mengamankan belasan remaja yang merupakan pelaku perang sarung itu.
‘’Saat anggota tiba di lokasi, mereka hendak perang sarung, antara kelompok remaja, namun rencana aksi perang sarung ini berhasil kita gagalkan,’’ ujarnya.
Dari tangan para remaja itu, polisi mengamankan barang bukti berupa telepon genggam dan sarung yang sudah diikat seperti lilitan kabel.
Baca juga : Kegep Mau Tawuran, 19 Pelajar Disuruh Sungkem ke Ortunya
"Mereka mengaku melakukan perang sarung yang sebelumnya janjian melalui medsos instagram," ungkap Saiful.
Ia menyampaikan, dari tindakan yang telah diambil, pihaknya memanggil para orangtua dari 11 remaja itu. Termasuk memanggil tokoh masyarakat setempat. Mereka diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak lagi melakukan perbuatan tersebut.
"11 remaja itu sudah kami pulangkan ke orangtuanya masing-masing dengan perjanjian secara tertulis agar dikemudian hari tidak melakukan hal itu kembali, disaksikan para tokoh masyarakat dan orangtuanya,” jelas Saiful.
Baca juga : Wanita Pedagang Ayam Goreng di Bekasi Ditemukan Tewas, Anaknya Diculik Pelaku
Sesuai atensi pimpinan, dirinya mengimbau masyarakat dan orangtua agar memperhatikan anak-anaknya saat berada diluar rumah, terlebih di malam hari, sehingga hal yang tak diinginkan tidak terjadi.
“Mari kita ajarkan anak-anak kita untuk melakukan aktivitas yang positif,”pungkasnya. (WAH)