Sadis, Pengeroyok Pria 40 Tahun di Menteng Masih Bocah SMP

Minggu, 1 Oktober 2023, 14:26 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Jajaran Polsek Menteng terus mendalami kasus pembacokan terhadap dua orang di belakang SMP 8, Menteng Jakarta Pusat. Terbaru diketahui, para pelaku pembacokan dan penganiayaan adalah segerombolan remaja berusia belasan tahun yang diduga masih duduk di kursi SMP.

Sebelumnya Kanit Reskrim Polsek Menteng, AKP Sam Suharto enggan menanggapi pertanyaan awak media. Dirinya meminta wartawan untuk mengkonfirmasi perihal tersebut ke Kapolsek Menteng.

"Bro, coba minta keterangannya sama Kapolsek saja ya," ucap Sam saat dihubungi," Jumat (29/9/2023).

Sementara itu Kapolsek Menteng, Kompol Irwandhy mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan penanganan lebih lanjut, karena para pelaku pembacokan masih di bawah umur.

Baca juga : Diputus Inkracht, Pengacara Darmawan Yusuf Menang Melawan Wali Kota Sibolga

"Karena anak-anak di bawah umur (pelaku) jadi prosesnya juga beda. Nanti kita kan ada prosesnya , nanti akan dilakukan diversi," kata Kapolsek.

Selanjutnya, mantan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan ini mengatakan, karena pelaku adalah anak-anak, diversi yang dilakukan dibarengi dengan pendampingan orang tua, pengacara, dan pekerja sosial.

"Informasinya kita udah klarifikasi ada kurang lebih, empat orang," tutur Kapolsek Menteng.

Sebelumnya diberitakan, dua orang warga Menteng, Jakarta Pusat, yaitu Abdul Rahman dan Deka Widi Laksono menjadi korban penganiayaan di Jalan Anyer Ujung belakang SMP 8 pada Kamis (28/9/2023) dini hari. Mereka dianiaya lantaran berupaya membubarkan remaja yang tengah pesta miras.

Baca juga : Bunda Neneng Gagas Bank Sampah Langit Biru di Sukapura

Warga sekaligus saksi mata, Fiki Wijaya mengatakan, saat itu dirinya tengah di rumah. Kemudian ada kawannya bernama Deka Widi Laksono yang mengabarkan dirinya kena bacok di belakang SMP 8.

"Tahu ada kabar itu, saya dan teman lainnya mendatangi lokasi. Terus pas ketemu kita langsung diserang. Mereka pada bawa senjata tajam (sajam) seperti celurit," ujar Fiki kepada wartawan, Jumat (29/9/2023).

Ia sempat kabur saat bertemu kawanan remaja yang tengah pesta miras tersebut. Ia memperkirakan remaja tersebut berusia di bawah 17 tahun.

"Saya terbebas dari bacokan karena abang saya datang dan langsung mendorong pelaku yang bawa sajam. Infonya sudah ada yang ditangkap dan sekarang berada di Polsek Metro Menteng," ucapnya.

Baca juga : Mayat Pria dengan Jeratan di Leher dan Kaki Ditemukan di BSD

Senada, Abdul Rahman abang dari Fika Wijaya mengatakan dirinya mendapat sejumlah luka bacokan dan hantaman benda tumpul. Saat itu ia melihat adiknya nyaris dibacok. Ia pun langsung menghampiri dan mendorong remaja yang hendak membacok.

"Pas saya dorong, adik saya berhasil kabur. Saat saya hendak kabur, tapi saya justru kepeleset dan terjatuh. Saat terjatuh saya dihantam stik golf hingga empat gigi saya rontok," ucapnya.WONG

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal