LampuHijau.co.id - Nasib malang menimpa Abdul Rahman, alias Abu (41). Dirinya menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah remaja yang biasa nongkrong di belakang SMP 8, Menteng, Jakarta Pusat.
Kepada awak media Abdul Rahman mengatakan, dirinya merupakan korban dari kejadian yang kedua kalinya. Dirinya mengatakan, awalnya seorang warga bernama Deka yang merupakan tetangga Abdul Rohim pulang dengan luka tusuk di punggungnya. Mengetahui tetangganya mengalami luka, Abdul Rahman menanyakan apa yang terjadi.
Selanjutnya Deka menjelaskan jika sebelum dibacok dirinya berusaha membubarkan anak remaja yang nongkrong.
"Jadi awalnya pada Kamis dini hari tanggal 28 Seeptember Deka mengalami luka ditusuk oleh remaja tersebut," ucapnya.
Baca juga : Saat Asyik Nongkrong, Empat Anggota Berandalan Bermotor Diringkus Polisi
Mengetahui tetangganya menjadi korban pengeroyokan, Abdul Rahman bersama beberapa warga lainnya kembali mendatangi lokasi pembacokan. Namun tiba tiba dirinya bersama temannya diserang lagi oleh remaja yang membawa senjata tajam.
Abdul Rahman mengatakan dirinya mendapat sejumlah luka bacokan dan hantaman benda tumpul. Saat itu dirinya yang melihat adiknya nyaris dibacok pun langsung menghampiri dan mendorong remaja yang hendak membacok.
"Pas saya dorong, adek saya berhasil kabur. Saat saya hendak kabur, tapi kepeleset dan terjatuh. Saat terjatuh saya dihantem stik golf hingga empat gigi saya rontok," paparnya saat ditemui.
Abdul mengatakan dirinya mengalami luka pada bagian kepala akibat dibacok dan mendapat 10 jahitan. Kemudian dibagian kaki sebelah kanan bawah mendapat lima jahitan.
Baca juga : Bubarkan Balap Liar di Tangerang, 2 Pemuda Dikeroyok, 1 Meninggal Dunia
"Punggung saya juga kena sabetan sajam tapi tidak robek hanya lecet," ungkap Abdul.
Kejadian itu pun telah dilaporkan ke Polsek Metro Menteng dan Abdul sudah melakukan visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Dirinya berharap para pelaku yang diperkirakan lebih dari 10 orang bisa ditangkap.
"Mereka itu cukup banyak. Kepala saya juga bukan hanya dibacok tapi dihajar pakai botol minuman keras (miras)," ungkapnya.
Di tempat terpisah, Camat Menteng Suprayogi membenarkan adanya peristiwa penganiayaan terhadap warga RW 09 oleh remaja RW 02, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat.
Baca juga : Mau Dipotong, Sapi Tendang Tukang Jagal Ampe Giginya Rontok
"Iya benar ada peristiwa tersebut. Infonya anak dibawah umur yang melakukan penganiayaan terhadap korban. Kami juga masih menunggu laporan dari polsek terkait pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP)," terangnya.WONG