Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak Kandung dan Istri Hingga Sekarat, Tersangka Peragakan 19 Adegan

Kamis, 24 Nopember 2022, 16:39 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Polres Metro Depok, menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan anak kandung sendiri dan istri hingga sekarat dengan tersangka Rizky Noviandy Achmad (31 tahun) di Cluster Pondok Jatijajar, Tapos, Depok.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan rekontruksi di lokasi rumah pelaku sekitar pukul 11.30 WIB. Pelaku satu persatu memperagakan sebanyak 19 adegan diperagakan dalam proses pembunuhan terhadap putri kandungnya.

"Ada 19 adegan peragaan yang langsung diperagakan pelaku," ujarnya kepada wartawan di lokasi yang juga dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Kamis (24/11/2022).

Berita Terkait : Kejari Depok Turunkan Dua Jaksa Kawal Rekonstruksi Pembunuhan Anak Kandung dan Istri Hingga Sekarat

AKBP Yogen menyebutkan pembunuhan dilakukan Rizky terhadap anak kandungnya sendiri diperagakan pada adegan terakhir, yakni adegan ke-19.

"(Tersangka bunuh anaknya) di adegan 19, ada penambahan yang sebelumnya pada waktu pra rekon sebanyak 15 adegan," ucapnya.

Peragaan pelaku, lanjut AKBP Yogen, sudah sesuai dalam keterangan BAP. "Sesuai," ungkapnya.

Berita Terkait : Kejari Depok Terima SPDP Kasus Bapak Bunuh Anak dan Aniaya Istri Ampe Sekarat

Dalam rekontruksi tersebut Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok menurunkan dua jaksa untuk mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan anak kandung sendiri dan istri hingga sekarat.

"Pihak Kejaksaan Negeri Depok menurunkan dua jaksa untuk mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga yang dilakukan seorang suami, Rizky Noviyandi Achmad," kata Kasi Intelejen Kejari Depok Andi Rio.

Kejari Depok sebelumnya telah menunjuk lima Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus pembunuhan anak kandung sendiri dan istri hingga sekarat keluarga yang dilakukan seorang suami, Rizky Noviyandi Achmad.

Berita Terkait : Rizki Sempat Nyabu Sebelum Bunuh Anak dan Bikin Istrinya Sekarat

Penunjukan ini dilakukan setelah Kejari Depok menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) Andi menambahkan, lima jaksa yang ditunjuk di antaranya adalah dirinya sendiri, kemudian Putri Dwi Astrini, Alfa Dera, Tompian Jopi Pasaribu, dan Faisal Anwar.

"Tersangka RNA diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 44 Ayat (2) dan Ayat (3) Undang-Undang RI No. 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga sebagaimana SPDP diterima di Kejaksaan Negeri Depok pada tanggal 2 November 2022 dari Penyidik Polres Metro Depok," kata dia. HEN

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal