Pulang PKL, Pala Siswa SMA Dibacok Begal, HP Lenyap, Ortu Bingung Bayar Biaya Operasinya...

Sabtu, 14 Mei 2022, 11:37 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Seorang pelajar SMA menjadi korban pencurian kekerasan di Jalan SMPN 10, RT 01 RW 09, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok. Kawanan pelaku bersepeda motor tersebut mengambil hp korban juga dibacok senjata tajam di kepala hingga luka parah.

Peristiwa pencurian kekerasan (curas) terjadi pada korban FR (17 tahun) pelajar SMA Kelas 1, usai pulang Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari rumah langsung menuju ke rumah saudara yang ada di RT 01/09 Jalan SMPN 10 dalam perjalanan langsung dicegat pelaku.

"Habis pulang PKL dari Ramayana Parung sekitar pukul 22.00 WIB ke rumah ganti baju. Lalu setelah istirahat sebentar pada tengah malam jalan kaki ke tempat saudara yang sudah dianggap sebagai bapak angkat dalam perjalanan ada dua pelaku menggunakan motor boncengan melewati korban setelah itu puter balik dari arah belakang langsung membacok kepala korban hingga terluka," ujar ibu korban Nurheni usai disambangi kediamannya tidak jauh dari sekitar lokasi kejadian, Sabtu (14/5/2022).

Berita Terkait : Bapak & Anak Begal ‘Mahmud’ Bonceng 2 Balita, Pala & Tangan Mahmud Dibacok, Eh Teriak, Bapak & Anak Ditangkap

Korban yang alami luka parah bacok di kepala merupakan anak ketiga dari empat saudara pasangan ibu Nurheni dengan Bapak Saman,  kebingungan untuk biaya berobat di rumah sakit.

"Informasi dari kakak ipar yang menunggu korban di rumah sakit Fatmawati sudah masuk ke kamar operasi pukul 04.00 WIB operasi berjalan selesai dan kini sudah dibawa ke kamar perawatan ditangani itensif. Luka bacok senjata tajam pelaku di bagian kepala tersebut cukup serius dan harus ditangani benar-benar oleh ahlinya," ungkapnya.

Kendati nyawa anaknya berhasil selamat dan sekarang tinggal masa penyembuhan,  Nung kebingungan untuk dapat membayar biaya rumah sakit. "Bapaknya kerja kuli bangunan untuk membayar biaya berobat rumah sakit cukup besar sehingga sangat membebankan. Dengan laporan polisi ini diharapkan ada bantuan dan dapat mengurus BPJS menanggung biaya perobatan di rumah sakit," tambahnya.

Berita Terkait : Mau Pulang ke Rumah, Wartawan TV Dikeroyok Geng Motor di Depok

Dalam peristiwa itu, lanjut Nung, hp anaknya merek Vivo yang digunakan untuk sekolah raib diambil para perampok yang telah melukai korban dengan dibacok menggunakan senjata tajam. "Waktu kejadian anaknya dalam keadaan terluka sempat lari meminta tolong ke rumah saudara Subhan alias Sipit, setelah itu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama," tutur Nung sedih.

Harapan Nung, semoga bapak polisi dapat membantu anaknya khususnya dalam masalah biaya pengobatan di rumah sakit cukup mahal. Terpisah Ketua RT 01 RW 09, Naim Latif mengatakan lokasi kejadian pembegalan yang dialami korban FR terjadi di jalur SMP 10.

"Pelaku jumlah dua orang menggunakan masker boncengan motor sempat berpapasan dengan korban sedang jalan sendiri sambil menggunakan headset megang hp. Pelaku puter balik langsung menjambak rambut korban dibacok senjata tajam di bagian kepala," ujar Naim.

Berita Terkait : Dibegal, Juragan Pecel Lele Ngeluarin Jurus Patil, Begalnya (1 Cewek & 5 Cowok) Kocar-kacir

Pada waktu kejadian saat pelaku membacok korban, saat sedang menggunakan hp langsung dibuang lalu lari menuju rumah saudara Hasbun. "Setelah Hasbun mengantarkan korban ke rumah sakit. Langsung menghubungi warga yang sedang ronda di pos langsung mengecek tkp mencari hp korban yang dibuang namun tidak diketemukan. Dugaan pelaku telah berhasil mengambil hp korban yang dibuang itu waktu kejadian pukul 00.30 WIB," ucapnya.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Bojongsari Iptu Bowo mengatakan dari keluarga korban telah membuat laporan kejadian perampasan di daerah Bedahan Kecamatan Sawangan. "Saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Untuk korban masih menunggu stabil kesehatan baru bisa kita BAP. Kasus ini masih dalam penyelidikan," tutupnya. (HEN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal