Pakai Formalin, 2 Pemotongan Ayam di Tangerang Digrebek Polisi

Minggu, 1 Mei 2022, 22:20 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Polsek Neglasari menggerebek dua lokasi pemotongan ayam yang diduga melakukan tindak pidana pangan dan tindak pidana perlindungan konsumen. Di lokasi ditemukan ayam potong yang sedang direndam ke cairan berformalin.

Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Komarudin menjelaskan, bahwa penggrebekan dilakukan oleh Polsek Neglasari pada hari Sabtu tanggal 30 April 2022 Pukul 15.40 WIB, H-2 Lebaran Idul Fitri. Ada tiga orang tersangka yang diamankan dalam kasus ini.

"Pengungkapan berawal dari Polsek Neglasari mendapat Informasi dari masyarakat tentang adanya dua lokasi usaha ayam potong yang menggunakan formalin di Kp. Kedaung Wetan Kec. Neglasari Kota Tangerang," ungkapnya.

Berbekal informasi tersebut, lanjutnya, Polsek Neglasari dipimpin langsung oleh Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama mendatangi TKP dan menemukan tindak pidana ini serta berhasil menangkap tiga orang tersangka.

Ada dua TKP tindak pidana pemotongan ayam yang menggunakan formalin beralamat di Kp. Kedaung Wetan RT.007 RW.004 Kel. Kedaung Wetan Kec. Neglasari Kota Tangerang Prov Banten.

Berita Terkait : Naik Pajero, Emak-emak Otaki Pencurian Toko Emas Di Tangerang

“Setiba di TKP 1 tertangkap tangan oleh Tim Polsek para pelaku sedang melakukan pemotongan ayam potong. Setelah ayam dipotong dan dibersihkan, ayam tersebut dimasukkan ke dalam box plastik yang berisikan cairan formalin dan sudah dicampur dengan air. Kemudian unit Reskrim Polsek Neglasari menyita sampel 50 ekor ayam potong, tiga sampel box plastik berisikan cairan formalin, dan satu botol bekas air mineral berisikan cairan formalin.” papar Kombes Komarudin.

Kejadian hampir serupa ditemukan di TKP 2, tertangkap tangan para pelaku sedang merendam ayam potong kedalam box plastik yang berisikan cairan formalin.

Di TKP ini disita sampel tujuh ekor ayam potong yang sedang direndam, satu sampel box plastik berisi cairan formalin, dan satu botol bekas air mineral berisi cairan formalin. Para tersangka mengakui bahwa pemotongan ayam tersebut sudah beroperasi kurang lebih enam tahun di wilayah Negalasari.

Distribusi penjualan ayam potong berformalin ini dijual ke Pasar Babakan Kecamatan Tangerang. Maksud dan tujuan mereka menggunakan formalin tersebut agar ayam bisa bertahan lebih lama, awet, dagingnya tidak lembek.

“Perbuatan ini sungguh merupakan perbuatan yang tidak bertanggung jawab, hanya karena bermaksud mencari untung lebih para tersangka tega merendam ayam potong itu dengan formalin yang membahayakan Kesehatan kita dan anak-anak kita. Maksud dan tujuan para tersangka menggunakan formalin tersebut hanya agar ayam potong bisa bertahan lebih lama atau awet dan daging ayam tersebut tidak lembek”.jelas Kombes Komarudin.

Berita Terkait : Begal Sadis Asal Sumedang Ditembak Polisi Usai Merampok Remaja Cantik

Polsek Neglasari juga melakukan pengembangan perkara ini dengan melakukan penangkapan terhadap penyuplai formalin kepada para pengusaha ayam potong ini. Berhasil ditangkap tersangka SUM Als Bodrex. dan didapati barang bukti tujuh jerigen ukuran lima liter berisi cairan formalin. Tigat orang tersangka masing-masing Su selaku pemilik usaha potong ayam, RJ dan SUM alias bodrex penyuplai formalin.

"Untuk pakaryawan atau pekerja di rumah potong ayam tersebut tidak kami jadikan tersangka namun hanya menjadi saksi saja," ungkapnya.

Dari lokasi pertama, polisi menyita barang bukti tiga box plastik berisi cairan formalin tempat merendam ayam potong, satu botol bekas air mineral 1.000 Ml berisi cairan formalin warna pink, dan sampel 50 ekor ayam potong negeri yang sudah dicelupkan atau direndam dalam cairan formalin.

Sedangkan di lokasi ke dua, diamankan sampel tujuh ekor ayam potong yang sudah direndam cairan formalin, satu box plastik berisi cairan formalin tempat merendam ayam potong, satu botol bekas air mineral berisi cairan formalin.

Hasil pengujian formalin terhadap dua sampel ayam potong dari dua TKP yang dilakukan oleh dinas ketahanan pangan Kota Tangerang. Dengan hasil positif mengandung formalin baik di kulit maupun di daging ayam.

Berita Terkait : Sambut Ramadan, Ini Kegiatan yang Digelar Pemprov DKI dengan Prokes

"Sampel BB ayam potong telah dilakukan tes uji formalin oleh team uji rapid test kit formalin Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang yang dilakukan oleh drh Dinda dan Kabid K2KP Sdr Mamet dengan hasil positif mengandung formalin baik di kulit maupun di daging ayam," rai Kombes Komarudin.

Ketiga tersangka disangkakan dengan Pasal 136 Huruf B Jo pasal 75 ayat (1) UU RI No. 18 tahun 2012 tentang pangan dan atau Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat (1) UU RI No. 6 tahun 1999 tentang perlindungan Konsumen Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp10 miliar. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal