Guru Ngaji yang Cabuli 10 Santriwati Diserahkan ke Kejari Depok

Senin, 11 April 2022, 21:44 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Berkas penyidikan kasus pencabulan yang dilakukan MMS (69 tahun), oknum guru ngaji yang diduga melakukan pencabulan 10 santriwati Majelis Taklim di Beji, Depok rampung. Tersangka dan barang bukti telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

Tersangka MMS diduga melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 82 ayat (1), ayat (2), ayat (4) Jo pasal 76 E Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Republik Indonesia Nomor Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 65 ayat I KUHP dari Penyidik Polres Metro Depok.

Berita Terkait : DPRD Depok Nilai Pembangunan di Depok Lamban

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Depok Mia Banulita turun langsung menjadi Jaksa Penuntut Umum (JPU) bersama tiga jaksa yakni Arief Syafrianto yang menjabat Kasipidum, Alfa Dera Jaksa pada Seksi Intelijen dan Fungsional pada Seksi Tindak Pidana Umum Putri Dwi Rismarini.

“Perkara ini menjadi atensi serius dari ibu Kepala Kejaksaan Negeri Depok sehingga Kajari turun langsung bersama dengan tiga Jaksa berpengalaman yang terbaik yakni dari seksi intelijen kemudian dua orang dari seksi tindak pidana umum,” kata Kasi Intelejen Kejari Depok Andi Rio, Senin (11/4/2022).

Berita Terkait : Rakor Daftar Pemilih Berkelanjutan, KPU Kota Depok Undang Jaksa Kejari Jadi Narsum

Andi Rio menambahkan Kajari juga meminta kepada jajarannya untuk berkoordinasi dengan Instansi terkait, baik pusat maupun daerah guna perhatian dan pemulihan para korban.

"Korbannya bukan cuma satu tapi sampai dengan 10 ini menjadi perhatian kita bersama bagaimana terkait dengan pemulihan korban,” kata dia. (HEN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal