LampuHijau.co.id - Perkelahian massal antar pemuda kampung di Teluknaga, Kabupaten Tangerang mengakibatkan satu korban tewas. Polisi menyebut tawuran diduga dipicu saling ejek di media sosial.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin mengatakan, insiden tawuran tersebut terjadi pada 26 Februari 2022 menjelang pagi.
Baca juga : Salah Satu Korban Tewas Terpanggang Tengah Hamil 4 Bulan
"Kejadiannya menjelang salat Subuh, satu korban meninggal dunia dan saat ini sudah tiga orang kami amankan," ujarnya dalam jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin 7 Maret 2022.
Komarudin mengungkapkan, insiden tawuran tersebut berawal dari saling ejek di media sosial (medsos), lalu kedua kelompok ini menentukan lokasi titik temu untuk melakukan bentrok yang dilengkapi senjata tajam.
Baca juga : Bentrok di Lahan Tebu hingga 2 Petani Tewas, DR Herman Salahkan Direksi RNI
"Kelompok ini melakukan tantangan-tantangan saling ejek chating melalui sosial media sehingga menetapkan titik temu dengan kode COD. Kejadiannya ini di depan masjid," katanya.
Dalam aksi tawuran ini, seorang remaja berinisial AM meninggal karena mengalami beberapa luka bacok di area tubuhnya.
Baca juga : Mau Tawuran, 8 Anggota Gengster & 10 Sajam Segede Gaban Diamanin Tim Jaguar
Komarudin mengaku prihatin adanya tawuran ini, terlebih ada pelaku yang masih anak di bawah berusia 18 tahun.
"Dari tujuh pelaku yang teridentifikasi tiga yang sudah kita amankan. Dari ketiganya, satu ABH (anak berhadapan hukum), dan dua tersangka atas nama TS dan RZ ini sudah usianya dewasa," katanya. (WAH)