LampuHijau.co.id - Hati-hati ketika hendak melamar kerja. Terlebih jika lowongan kerja (loker) didapat dari media sosial (medsos) yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. Sebab ada pihak yang sengaja menyebar loker di medsos untuk mencari korban. Bukan merekrut tenaga kerja.
Seperti yang dilakukan SH. Warga Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang ini merampok dan memperkosa seorang gadis yang termakan umpan loker yang disebarnya di medsos. Korban berinisial ER.
Pria 34 tahun ini ditangkap Tim Reserse dan Kriminal Polsek Pasarkemis beberapa jam setelah aksi bejatnya. "Tidak sampai 1x24 jam, tersangka berhasil kami tangkap di rumahnya," ujar Kapolres Kota Tangerang Komisaris Besar Zain Dwi Nugroho, Selasa (22/2).
Baca juga : Ngaku Polisi, BO Cewek di Medsos, Eh Udah Dipake Ceweknya Diperas Pula
Dari kasus itu, polisi mengamankan barang bukti berupa pisau, sepeda motor, ponsel, dan pakaian. Dalam aksinya SH memperdaya ER dengan iming-iming lowongan kerja di medsos.
"Korban berkenalan dengan tersangka melalui media sosial Facebook karena tersangka memposting lowongan pekerjaan," kata Zain.
Zain mengatakan aksi cabul tersangka dilakukan di area persawahan di Kampung Kelapa, Desa Sindang Sono, Sindang Jaya, Minggu (20/2) sekitar jam 12.30 malam.
Baca juga : Kenal di Facebook Trus Pacaran, ABG Tangsel Digilir Pacar dan Temannya
Pertemuan keduanya, berawal dari postingan lowongan kerja tersangka di media sosial. Zain melanjutkan, pekerjaan yang ditawarkan tersangka adalah pegawai di salah satu kafe. Korban pun tertarik hingga mengirimkan pesan ke tersangka.
"Kemudian antara tersangka dan korban saling bertukar nomor ponsel," kata Zain. Sabtu (19/2) keduanya kemudian bertemu di sekitar tempat kejadian perkara. Tersangka kemudian membawa korban dengan sepeda motor ke tempat yang dijanjikannya sebagai tempat kerja.
Namun, korban justru dibawa ke persawahan. "Tersangka lalu mengancam akan membunuh korban dengan senjata tajam, mengambil ponsel dan uang korban, lalu memperkosa korban di persawahan," terang Zain.
Baca juga : Gegara Ini, Proses Melahirkan Aura Kasih Dipercepat
Usai melakukan aksinya, tersangka meninggalkan korban di persawahan. Korban kemudian mendatangi Polsek Pasarkemis untuk membuat laporan. Petugas kepolisian kemudian menindaklanjuti laporan korban. Setelah melakukan penyelidikan, identitas dan keberadaan tersangka terdeteksi. (DRS)