LampuHijau.co.id - Kurang dari 24 jam, polisi meringkus pembunuh wanita berinisial S (35), yang tewas di kamar Hotel B One, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Terduga pelaku berinisial R.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin mengatakan, terduga pelaku sudah dibekuk kurang dari 24 jam. "Bahwa tim kami yang kejar tamu sama-sama menginap itu sudah didapatkan dan sedang dalam pemeriksaan," ujar Komarudin, Jumat (7/1).
Dari informasi yang didapatkan, R dibekuk di kawasan Lebak, Banten pada Kamis petang. Saat diamankan, R tengah mencari tempat perlindungan, tetapi sudah dibekuk terlebih dahulu oleh petugas.
"Sampai sekarang masih melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi, termasuk melakukan pemeriksaan orang yang saat itu diduga bersama-sama datang ke hotel," papar Komarudin.
Baca juga : Pelaku Usaha Dukung Pemerintah Kendalikan Import dan Harga Besi Baja
Komarudin mengatakan, S meninggal dalam keadaan sendirian alias tidak ada yang menemani di akhir hidupnya. "Pagi sekitar pukul 07.00 - 08.00 WIB, salah seorang anggota kami mendapatkan informasi dari rumah sakit BUN," jelasnya.
"Saat di sana, ternyata pasien tersebut dinyatakan telah meninggal dunia. Namun disayangkan pasien ditinggal sendirian dan ditinggalkan pergi," tambahnya.
Kendati demikian, pihaknya masih mencari penyebab kematian S. Lantaran, jenazah S tengah dilakukan autopsi di RSUD Kabupaten Tangerang. "Kita masih tunggu hasil autopsi, nanti kita sampaikan hasilnya apakah penyebab kematian ada tanda-tanda kekerasan atau tidak, akan kita sampaikan," papar Komarudin.
Saat mendatangi TKP, ternyata didapatkan beberapa barang milik S telah raib. Diduga barang-barang milik korban seperti dompet dan sepeda motor digondol oleh teman kencannya, R.
Baca juga : Pembatasan Kendaraan di Jakarta Akan Dilakukan Mulai Malam Ini
"Saat ini kami dalami, karena dari bukti-bukti yang dapat ditemukan di TKP, ada beberapa barang yang hilang. Di antaranya motor korban termasuk dompet tas dan sebagainya," terang Komarudin.
Sebelumnya, S wanita yang diketahui warga Blora ini ditemukan tergeletak dalam kondisi mulut dan hidung penuh busa di kamar hotel pada Kamis (6/1) sekira pukul 01.00 WIB.
Staf hotel setempat mendapatkan informasi dari rekan lelaki korban, inisial R. Usut punya usut, kejadian berawal saat R datang ke hotel pada Rabu (5/1) pukul 23.00 WIB.
Di sana ia memesan kamar, tidak lama kemudian korban datang menemui R dan langsung masuk ke kamar hotel yang dipesan. Hingga pada Kamis pukul 01.00 WIB, R keluar dari kamar dan memanggil tiga saksi yang berjaga di bagian resepsionis.
Baca juga : Disnakertrans Subang Catat Pemohon Kartu Pencari Kerja Naik 200 Persen
R meminta tolong ketiga karyawan hotel untuk membantunya karena korban tidak sadarkan diri dan mengeluarkan busa. Di sana, mereka langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat, namun nyatanya korban sudah meninggal.
Saat itu, para saksi hendak memberitahu R, namun R sudah tidak diketahui keberadaannya alias langsung kabur. Diduga S tewas akibat diracun. (WAH)