Nggak Ngasih Uang Jago, Tukang Sosis Bakar Dibakar Preman Kampung

Kamis, 21 Oktober 2021, 17:14 WIB
Kriminal

LampuHijau.co.id - Nasib tragis dialami LE, pedagang sosis bakar di lokasi wisata pantai Tanjung Pasir, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Separuh tubuhnya gosong setelah dibakar preman kampung.

Belakangan diketahui kasus ini dipicu pelaku kesal karena korban tak memberikan uang Jago. Akibat kejadian ini korban mengalami luka bakar 37 persen dan kini masih terbaring dalam perawatan rumah sakit.

Preman yang diketahui berinisial IS, 42, pun telah ditangkap Unit Reskrim Polsek Teluknaga. Kapolsek Teluknaga AKP Anton menjelaskan, kasus penganiayaan dengan luka berat itu terjadi pada Jumat 24 September sekitar pukul 23.00 WIB.

Berita Terkait : KZL Dimintain Jatah Keamanan, ABG Tukang Buah Tusuk Preman

"Pelaku berhasil kami tangkap di wilayah Grobogan, Jawa Tengah," ujarnya dalam jumpa pers di Mapolsek Teluknaga, Kamis 21 Oktober 2021.

Insiden berawal saat pelaku yang sedang dalam kondisi mabuk melakukan pemalakan terhadap korban yang sedang berjualan sosis bakar di tempat wisata Tanjung Pasir. Permintaan uang palakan pelaku untuk membeli minuman keras itu tidak dipenuhi korban, karena ekonomi korban juga sedang dalam kondisi sulit.

Lantaran kesal permintaannya tidak dipenuhi, kata Kapolsek, pelaku memukul korban dengan batang besi, tetapi korban berhasil menghindar. Pelaku yang semakin kesal akhirnya menyiramkan bensin ke tubuh korban, dan membakar korban.

Berita Terkait : Diduga Gegara Warisan, Ponakan Bacok-bacok Paman Ampe Tewas

Adapun bensin didapat pelaku berasal area dagangan korban yang biasa dipakai korban untuk berjualan. "Motif pelaku karena merasa permintaannya tidak dituruti, minta uang untuk beli miras lagi. Dan sama korban tidak diberikan karena saksi dan korban tidak mampu juga. Jadi, korban dibakar," ungkapnya.

Setelah melakukan penganiayaan dengan luka berat, pelaku pun melarikan diri ke salah satu pondok pesantren di Grobogan. Sedangkan korban yang mengalami luka bakar 37 persen dirawat di RS Tangerang.

Kapolsek menuturkan, pelaku berada di pesantren untuk melarikan diri, dengan alasan ingin bertaubat agar diterima pihak pesantren. Pelaku juga ditangkap petugas tanpa perlawanan.

Berita Terkait : Langgar IMB, Gedung Lima Lantai di Fatmawati Dibongkar Paksa

"Alhamdulillah biaya rumah sakit korban di-cover oleh LPSK, sehingga menambah kita untuk semangat mengungkap kasus ini," katanya.

Orang tua korban, Policarpus menyampaikan terima kasih kepada pihak Kepolisian karena telah berhasil mengungkap kasus ini.

"Senang sekali. Saya juga ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres, Kasat Reskrim, Kapolsek dan Kanit Reskrim yang telah berhasil mengungkap kasus yang dialami anak saya, sehingga pelakunya berhasil ditangkap," ucapnya seraya menambahkan kondisi anaknya mulai membaik. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal