Anies: Karena Pilih-pilih, Ada 2,7 Juta Warga DKI Belum Divaksinasi

Kamis, 9 September 2021, 21:12 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta tengah menggencarkan pemberian vaksin kepada warganya. Tujuannya hanya satu, untuk mengendalikan kasus Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan, masih ada 2,7 juta warga ber-KTP Jakarta masih belum menerima vaksin Covid-19. Menurut Anies, alasannya warga tersebut belum mau divaksin karena ingin memilih merek vaksin tertentu.

Baca juga : Kado HUT RI ke 76, Polda Metro Jaya Targetkan 100 Persen Warga DKI Telah Divaksin

“Ada juga yang mau menunggu vaksin tertentu, belum vaksin karena dia menunggu vaksin yang dia rasa nyaman,” kata Anies di Jakarta Kamis (9/9/2/21).

Sebagian warga lain, kata Anies, terbentur masalah perpindahan domisili. Warga ber-KTP Jakarta tersebut menetap di daerah tertentu namun tidak mencabut kependudukan Jakartanya.

Baca juga : Cegah Penularan Covid-19, Anies: Saat Ini Sudah 5,4 Juta Warga Jakarta Divaksin

“Alasan lainnya karena domisili. Karena secara sistem, warga tersebut masih dianggap belum menerima vaksin,” tukasnya.

Anies mendesak jajarannya hingga tingkat RT/RW, untuk lebih giat dan aktif lagi mendorong masyarakat agar mendatangi sentra vaksin. Perangkat RT/RW pun diminta segera mendata dan memeriksa status vaksinasi warganya.

Baca juga : Saat Terpapar Covid-19, Warga Belum Divaksin Berpotensi Meninggal Dunia

“Jadi, sekarang itu sedang ada screening kelurahan, RT/RW untuk mengecek siapa warga setempat yang belum mendapat vaksin,” tandasnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta sebelumnya menargetkan 9 juta masyarakat mendapatkan vaksinasi. Namun target tersebut ditambah menjadi 11 juta, imbas banyaknya warga ber-KTP non-DKI mendapatkan vaksin di wilayah Jakarta. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal