Asyik, Siswa SD di Jakut Dapat Makanan Tambahan Bergizi

Rabu, 27 Maret 2019, 15:52 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara meluncurkan program Pemberian Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) di SDN Penjaringan 03 dan 04. Program ini dirancang sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap perkembangan gizi anak usia sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono mengatakan, ini adalah program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bertujuan meningkatkan kecukupan asupan gizi bagi siswa sekolah. Penyediaan makanan tambahan akan dilakukan setiap hari selama jam belajar-mengajar berlangsung.

Baca juga : Migrant Care Ajak Perangi Hoaks dan Ujaran Kebencian

"Jadi setiap hari sekolah Senin-Jumat siswa-siswi ini diberikan makanan tambahan. Menyesuaikan waktu belajar mengajar, bisa pagi, siang, atau sore," terang Ratiyono, Rabu (27/3/2019).

Dia menjelaskan, seluruh anggaran program ini berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun 2019, dengan berbasis swakelola tipe empat dan dikelola oleh masing-masing Komite Sekolah dengan adanya pengawasan, baik dari Sudin Kesehatan Jakarta Utara maupun Badan Pengawasan Obat Makanan dan Obat (BPOM) DKI Jakarta. Adapun anggaran yang dikucurkan sebesar Rp324 miliar, yang telah dianggarkan untuk diterapkan di sejumlah sekolah di Jakarta.

Baca juga : Biar Sehat Pas Kerja, Pasukan Oranye Tugu Selatan Jalani Cek Kesehatan

Terdapat 29 varian menu yang secara bergiliran setiap hari diberikan kepada siswa sekolah, antara lain roti dan susu UHT, onde-onde kacang hijau dan susu UHT, puding buan dan jambu manis, pisang bakar keju, kue lumpur dan susu UHT, martabak telur dan rambutan, serta omlet telur daging.

"Hitungan anggarannya per paket senilai Rp10.800. Dihitung selama 154 hari dalam setahun waktu belajar-mengajar," jelasnya.

Baca juga : Korban Pinjaman Online, dari yang Diintimidasi Hingga Dilecehkan

Sementara Kasudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara Budi Sulistiono menerangkan, program ini akan diterapkan pada 26 Sekolah Dasar Negeri (SDN), di antaranya 10 SDN di Kecamatan Pademangan, 12 SDN di Kecamatan Penjaringan, dan 4 SDN di Kecamatan Tanjung Priok.  Dengan total murid mencapai lebih dari 13 ribu siswa.

"Untuk di tiga kecamatan ini anggaran program PMTAS senilai Rp21 miliar," tutupnya. (Sep)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal