IDI: Kematian Petugas KPPS Bukan Karena Kelelahan, Tapi...

Salah satu petugas KPPS yang meninggal dunia di Pemilu 2019.
Selasa, 14 Mei 2019, 02:32 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Gugurnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Polri saat bertugas pada Pemilu 2019 menuai polemik. Penyebab tewasnya ratusan Pahlawan Demokrasi itu pun memunculkan prasangka. Hingga kemudian muncul wacana untuk mengautopsi jenazah petugas yang gugur tersebut.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M. Faqih mengatakan bahwa kematian petugas KPPS yang terjadi di seluruh Indonesia bukan dikarenakan kelelahan, melainkan penyakit yang sudah dideritanya.

Baca juga : Hari Pertama Puasa, Kapolresta Tangerang Buka Bareng Santri

"Menghadapi kasus kematian mendadak dalam jumlah besar dalam kurun waktu yang singkat,/IDI berpendapat bahwa kelelahan bukanlah penyebab langsung kematian. Namun, dapat jadi salah satu faktor pemicu atau pemberat sebab kematian,” kata Daeng mengutip laman Antaranews, Senin (13/5/2019).

Dia menerangkan, petugas KPPS yang menjadi korban meninggal telah memiliki penyakit sebelumnya, sehingga saat mendapatkan pekerjaan yang berat hingga kelelahan memicu atau memperberat untuk menjadi penyakit tertentu. “Kelelahan yang memicu penyakit tertentu, penyakit itu yang menyebabkan kematian. Salah satu ya, kelelahan hanya salah satu faktor risiko saja yang memicu atau memperberat menjadi suatu penyakit, jadi bukan karena kelelahan,” kata Daeng.

Baca juga : Ketua KPPS di Bogor Tewas Karena Kecelakaan Usai Rapat Pleno

Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan, Ditjen Bina Upaya Kesehatan Kementerian Kesehatan Tri Hesty Widyastoeti menjelaskan, kematian paling banyak disebabkan oleh penyakit jantung dan stroke.

Ahli penyakit dalam Prof Zubairi Djoerban Sp.PD, KHOM menyebutkan, faktor kelelahan, dehidrasi, dan stres dapat memicu terjadinya serangan jantung dan stroke yang bisa menyebabkan kematian. Namun dirunya menegaskan,/hal tersebut bukanlah faktor tunggal, melainkan ada faktor-faktor lainnya yang memperparah penyakit. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih mendalam untuk memastikan apa penyebab kematian petugas KPPS.

Baca juga : Dua KPPS Meninggal Karena Kelelahan, KPUD Kota Bogor Batasi Jam Kerja PPK

Daeng Faqih kembali menegaskan, IDI sebagai organisasi profesi siap membantu semua pihak yang berwenang dan bertanggung jawab, untuk melakukan penelitian mendalam dan atau investigasi yang objektif dan berbasis keilmuan terhadap kejadian kematian petugas KPPS tersebut. (LHTJ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal