Influencer Diduga Vaksin Dosis Ketiga, Augustinus: Itu Keliru, di Data Kami Tak Ada

Jumat, 30 Juli 2021, 09:50 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Augustinus membantah informasi yang beredar di media sosial. Ini terkait adanya seorang influencer yang diduga mendapat suntikan vaksinasi Covid-19 dosis tiga alias booster di gedung DPRD DKI.

Ia menyebut, informasi itu tidak benar. “Itu saya rasa hoaks ya. Mungkin fotonya memang di gedung kami. Gedung dewan itu kan gedung wakil rakyat. Jadi siapa pun bisa masuk ke gedung ini,” kata Augustinus, Jumat (30/7/2021).

Baca juga : Diduga Langgar PPKM, Satu Orang di Sawangan Golf Jadi Tersangka

Ia mengatakan, beberapa waktu belakangan, pihaknya memang tengah menjalankan kegiatan vaksinasi di Gedung Dewan di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Namun penyuntikan dilakukan untuk dosis pertama dan kedua. Dalam pelaksanaannya, ia juga menyatakan bahwa vaksin yang digunakan adalah merk Sinovac dan AstraZenecca.

“Jadi, kita tidak ada vaksin atau booster menggunakan Moderna. Boleh datang ke kami, kami siapkan data. Karena kami report setiap hari. Vaksin yang kami terima dan berapa orang yang divaksin per hari itu kan, report, datanya ada,” kata dia.

Baca juga : Tenaga Medis Diduga Reaktif Covid-19, Tiga Puskesmas di Depok Ditutup

Sebelumnya, beredar viral unggahan di media sosial yang menunjukkan seorang influencer diduga mendapatkan vaksin Covid-19 dosis ketiga. Lokasi penyuntikan disebut-sebut dilakukan di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Sementara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan, sejauh ini pemerintah belum memutuskan golongan masyarakat non-tenaga kesehatan (nakes) yang akan menjadi penerima vaksin virus corona Moderna. Juru bicara vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi memastikan, sebanyak 4.500.160 vaksin Moderna yang sudah tiba di Indonesia, akan diprioritaskan untuk booster alias vaksin ketiga bagi para Nakes di seluruh Indonesia terlebih dahulu.

Baca juga : DKI Terus Gelar Vaksinasi, Dosis Pertama Usia 12-17 Tahun 54,2% dan Usia 18-59 Capai 86,9%

“Belum diputuskan sasaran Moderna. Vaksin dosis tiga pakai Moderna saat ini khusus untuk Nakes,” kata Nadia. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal