LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta terus menggenjot percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Jakarta. Agar target kekebalan kelompok (herd immunity) tercapai dalam waktu dekat, vaksinasi harus mencapai 200 ribu dosis per hari.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, saat ini vaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta telah mencapai 80 persen. Artinya, kata Ariza, sapaan akrabnya, sudah lebih dari 7 juta warga yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama.
"Diketahui kita sudah melakukan vaksin di DKI Jakarta mencapai 80 persen. Dosis pertama sudah 7.050.648," kata Ariza saat meninjau sentra vaksinasi Covid-19 di Universitas Nasional (UNAS), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (26/7/2021).
Baca juga : NasDem Jawa Barat Siapkan 30 Ribu Dosis untuk Vaksinasi di Tujuh Daerah
Sementara lanjut Ariza, warga yang telah disuntik vaksin Covid-19 dosis kedua di DKI Jakarta mencapai 2.221.896 atau 25,2 persen. "Total dosis satu dan dua sudah 9.173.836 dosis. Jadi, sudah banyak sebetulnya yang dilakukan di Jakarta, sebagaimana yang diminta Pak Jokowi agar di akhir Agustus kita sudah mencapai 7,5 juta," ungkapnya.
Ia menyebut, vaksinasi Covid-19 di Jakarta sudah mencapai 130-150 dosis per hari, atau melebihi target 100 ribu dosis per hari. Ariza optimistis jumlah tersebut akan terus meningkat hingga mencapai 200 ribu dosis per hari.
"Kita upayakan terbaik," ujar Ariza.
Baca juga : Wujudkan Herd Immunity, Forkopimda Jatim Cek Vaksinasi di Jombang
Ia pun mengimbau warga yang belum divaksin, untuk datang ke puskesmas atau sentra vaksinasi Covid-19 terdekat. "Inilah cara yang efektif untuk mengurangi penurunan penyebaran Covid, dan vaksin juga evektif untuk memastikan kita semua terbebas dari Covid-19 itu sendiri," ujarnya.
Ariza pun mengapresiasi vaksinasi yang dilakukan Universitas Nasional dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Menurutnya, menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam kegiatan vaksinasi menjadi sangat penting, agar tidak terjadi interaksi, dan kerumunan sehingga dapat menyebabkan penyebaran Covid-19.
Ariza mengucapkan terima kasih kepada Universitas Nasional, karena telah berpartisipasi menyelenggarakan vaksinasi untuk mahasiswa-mahasiswi, karyawan Unas, dan juga warga sekitar. “Kami berharap kampus-kampus lain yang belum terlibat, ikut berpartisipasi membantu masyarakat, mahasiswa-mahasiswi, dan karyawannya (mendapatkan vaksinasi),” tandasnya. (RBN)