Kendalikan Covid-19, Pemprov DKI Terus Gelar Vaksinasi dan 3T

Selasa, 20 Juli 2021, 21:03 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Seiring dengan menerapkan Tracing, Testing, dan Treatment atau 3T, vaksinasi COVID-19 juga digalakkan pada sejumlah kelompok prioritas.

Kendati demikian, masih dibutuhkan peran serta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Mengingat vaksinasi COVID-19 saat ini hanya mengurangi dampak keterpaparan, masih terdapat kemungkinan tertular dan menularkan virus COVID-19, jika longgar terhadap protokol kesehatan dalam keseharian.

Hal ini terlihat dari kasus positif yang masih fluktuatif dan kini mengalami kenaikan. Butuh kerja bersama untuk memutus rantai penularan ini.

Berita Terkait : Gairahkan Ekonomi di Tengah Covid-19, DKI Fokus Bantu Pekerja dan Prakerja

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 38.196 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 27.199 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.213 positif dan 20.986 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 6.631 orang dites, dengan hasil 641 positif dan 5.990 negatif. Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 235.646 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 469.749 per sejuta penduduk," terangnya di Jakarta, Selasa (20/7/2021).

Berita Terkait : Partai Demokrat Buka Gerai Vaksinasi di Kota Cirebon Bantu Menangani Covid-19

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 6.123 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 94.673 (orang yang masih dirawat/ isolasi). Sedangkan jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 757.525 kasus.

Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 652.242 dengan tingkat kesembuhan 86,1%, dan total 10.610 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,4%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,6%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 29%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Berita Terkait : Tingkatkan Gairah Ekonomi, Aspemi Gelar Vaksinasi untuk Pedagang dan Masyarakat Umum

Sementara proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 6.646.485 orang (75,4%), dengan jumlah yang divaksin dosis 1 hari ini sebanyak 108.039 orang. Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 2.021.486 orang (22,9%), dengan jumlah yang divaksin dosis 2 hari ini sebanyak 19.473 orang.

Adapun target vaksinasi di Jakarta yang ditetapkan Presiden RI agar dipenuhi pada akhir Agustus adalah 7,5 juta penduduk usia 12 tahun ke atas. Sementara Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan target total 8,8 juta penduduk Jakarta divaksin, untuk menciptakan kekebalan komunitas.

Lebih lanjut, capaian vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun, untuk dosis 1 telah dilakukan sebanyak 33,5%. Sedangkan warga usia 18-59 tahun, untuk dosis 1, telah dilakukan sebanyak 72% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 18,7%. Sedangkan pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan sebanyak 69,1% dan vaksinasi dosis 2 sebanyak 59,3%. Sementara vaksinasi gotong royong, untuk dosis 1 telah diberikan kepada 138.195 orang dan dosis 2 sebanyak 70.404 orang. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal