Eko Sriyanto Galgendu Siap Gelorakan Kebangkitan Spiritual

Kamis, 1 Juli 2021, 09:03 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Ketua Umum Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI), Eko Sriyanto Galgendu, menyatakan kesiapannya untuk lebih sering melakukan interaksi di tengah masyarakat dan berbagi pemikiran terkait kondisi yang dihadapi sekarang ini. Menurut dia, kebangkitan spiritual adalah jalannya.

"Tidak terbatas pada kalangan tertentu saja, tetapi semua elemen, dan lintas agama," ujar Eko Sriyanto Galgendu, saat menyambangi Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Rabu sore, 30 Juni 2021. Pada kesempatan itu dia membagi sticker "Kebangkitan Spiritual". 

Eko Sriyanto Galgendu menyebutkan tentang perlunya meningkatkan kewaspadaan dari situasi mengerikan yang dihadapi seluruh bangsa di dunia saat ini, tak terkecuali Indonesia. Menurut dia, ancaman dari pandemi Covid-19 sekarang ini membuat banyak kalangan di tanah air kehilangan kewaspadaan. Para pemimpin, katanya, mesti waspada dan senantiasa berpikir.

Baca juga : Bank DKI Salurkan BST di Kepulauan Seribu

"Ingat, dampak dari pandemi Covid-19 ini sangat besar dan luas," terang pemilik "Ilmu Raja" itu, memiliki banyak kemampuan. Bicara soal penanganan bencana akibat pandemi Covid-19, katanya, masyarakat mengharapkan tuntunan dari pemimpin yang memiliki kecermatan, kecerdasan dan kecerdikan.

"Kalau para pemimpinnya tidak dibekali atau berbekal  3C, (Cermat, Cerdas, Cerdik ) dalam menilai, memahami dan menyelesaikan masalah Covid-19, bagaimana kita bisa melepaskan diri dari permasalahan yang dihadapi?" Dia mempertanyakan.

"Tantangan besar pertama bagi para pemimpin dan kepala daerah di seluruh Indonesia adalah penyelesaian  masalah Covid-19 dan memenangkan tantangannya. Oleh karena itu yang pertama mesti dilakukan adalah bersatu bersama melawan Covid-19. Mestinya itu tidak sekadar menjadi slogan," ujar Eko Sriyanto Galgendu, 54 tahun pada 18 Juli mendatang.

Baca juga : BAI Subang Sidak Gedung Kebudayaan yang Terlantar dan Mirip Sarang Burung

Sahabat Presiden Joko Widodo sejak berusia 17 tahun itu kemudian menjelaskan berbagai kegiatannya dalam kaitannya sebagai pendiri sekaligus ketua umum GMRI. 

Dia menjelaskan, Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) senantiasa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan rasa persatuan. Karena persatuan menjadi kunci menjaga bangsa Indonesia tetap utuh.

Dia juga menyebutkan,  rekonsiliasi adalah bentuk keinginan bersama dalam persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan mencoba merangkul semua pihak tanpa membeda-bedakan suku, ras atau agama.

Baca juga : Plh Walkot Irwandi Pimpin Sidak Pangan Jelang Nataru

"Kita mencoba mengetuk pintu hati mereka akan pentingnya satu ikatan kebangsaan. Kami yakinkan mereka akan tanah dan air yang melahirkan," papar Eko Sriyanto Galgendu, yang dikenal sebagai salah satu lawan diskusi almarhum Presiden Abdurrahman Wahid. (Bit)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal