LampuHijau.co.id - Polres Jakarta Selatan memusnahkan ganja sintetis sebanyak 133 kg dengan cara dibakar di halaman Polres Jakarta Selatan pada Selasa (29/6/2021).
Pemusnahan barang haram hasil tangkapan itu dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI). Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatn, AKBP Wadi Sa'bani mengatakan, tembakau sintetis yang dimusnahkan itu merupakan hasil ungkap kasus oleh jajarannya.
Baca juga : Peringati HANI 2021, BNNP DKI Bakal Bentuk Kelurahan Bersinar
Adapun dari hasil ungkap kasus tersebut, total ada sebanyak 167 Kg tembakau sintetis yang diamankan. "Total barang bukti yang diamankan 167.878 gram, yang sudah disisihkan melalui berita acara penyisihan sebanyak 818.32 gram dan sisianya hari ini dimusnahkan sebanyak 133.896 gram," ujarnya pada wartawan, Selasa (29/6/2021).
Tembakau sintetis tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di dalam tong. Kapolres Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah, Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Agustinus Agus Rahmanto, Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan AKBP Wadi Sa'bani, dan Kepala Badan Narkotika Jakarta Selatan Dikdik Kusnadi memantau langsung pemusnahan barang haram tersebut.
Baca juga : Polres Jaksel Kembali Gerebek Pabrik Ganja Sintetis, Tiga Pelaku Ditangkap di Bogor
Sementara itu, Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah menerangkan, pemusnahan tersebut sekaligus menjadi momentum dalam memperingati Hari Anti Narkoba Internasional. Masih dalam momentum itu pula, polisi mencanangkan kolaborasi lebih erat dengan berbagai elemen masyarakat dan instansi, seperti BNK, Kejaksaan, dan Pengadilan guna memberantas narkotika.
"Di Hari Anti Narkoba Internasional kita laksanakan pemusnahan barang bukti narkotika yang beberapa waktu telah kita sigap. Kita juga berikan penghargaan pada (22 orang) personel yang telah berhasil melakukan pengungkan (kasus narkotika) yang cukup besar," tuturnya.
Baca juga : Polres Jaksel Tangkap Produsen Tembakau Sintetis di Pandeglang
Tak lupa, Azis pun berpesan pada masyarakat untuk menjauhi narkotika dan di Hari Anti Narkoba Internasional ini masyarakat lebih sadar akan bahayanya narkoba. "Apalagi tembaku sintetis merupakan salah satu narkotika yang kerap beredar di kalangan masyarakat, " tandanya. (RBN)